Gorontalo

Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemprov Gorontalo Intensifkan Pengawasan

×

Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemprov Gorontalo Intensifkan Pengawasan

Share this article
Warga tengah berbelanja di Pasar Murah yang digelar Pemprov Gorontalo belum lama ini.

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Provinsi Gorontalo meningkatkan pengawasan terhadap pergerakan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.

Berita Terkait:  Presentase Perekaman e-KTP di Gorontalo Sudah Diatas 98 persen

Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan pasokan di pasaran tetap terjaga.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka, mengatakan pemerintah daerah terus melakukan pemantauan serta koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi gejolak harga komoditas strategis.

Berita Terkait:  Pastikan Ekosistem Pembinaan Atlet Sesuai Standar, Kadispora Gorontalo Monitoring Asrama SPOBDA

Sebagai bagian dari langkah pengendalian, Dinas Kumperindag bersama Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Gorontalo menggelar pertemuan dengan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Gorontalo dan para distributor pada 28 Juli 2026.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan harga sejumlah komoditas penting, antara lain beras, minyak goreng, telur, serta daging ayam yang mengalami kenaikan harga, khususnya di pasar modern.

Berita Terkait:  Gus Aniq Sayangkan Keterwakilan NU Tak Dilibatkan Dalam FKP Penyusunan RPJPD

Fayzal menjelaskan bahwa harga beberapa komoditas di pasar modern tercatat lebih tinggi dibandingkan pasar tradisional.

Sebagai contoh, harga ayam broiler di pasar tradisional masih berada pada kisaran Rp25 ribu

Berita Terkait:  Pastikan Keamanan EHA Selama Kepulangan Jemaah, Satpol PP Lakukan Penjagaan 1×24 Jam

hingga Rp35 ribu per kilogram atau sekitar Rp50 ribu sampai Rp75 ribu per ekor.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan harga yang tercatat pada Pusat Informasi Harga Pangan Strategis
Berita Terkait:  Slamet Bakri Minta Dukcapil Kabupaten dan Kota Masifkan Pelayanan

yang mencapai sekitar Rp61 ribu per kilogram.

Berdasarkan keterangan distributor, kenaikan harga ayam broiler dipicu oleh meningkatnya biaya pakan serta berbagai komponen produksi lainnya. Kondisi tersebut berdampak langsung pada harga jual di tingkat konsumen.

Berita Terkait:  Progres Perekaman KTP El Pemilih Pemula di Gorontalo Hingga Juni 2024

Untuk meredam kenaikan harga beras dan minyak goreng, pemerintah daerah meminta Perum Bulog menambah volume pasokan

sekaligus memperluas distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita.

Berita Terkait:  Komit Kembangkan Ekonomi Kreatif, Pemprov Tuai Apresiasi Menekraf RI

Penyaluran produk tersebut diarahkan ke pasar tradisional dan jaringan ritel modern di seluruh wilayah Gorontalo.

Di sisi lain, sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai rawit, bawang merah, bawang putih, tomat,

Berita Terkait:  Rudy Salahuddin: ASN Harus Bebas dari Intervensi Parpol

dan telur tercatat relatif stabil dalam beberapa hari terakhir.

Bahkan, harga cabai, bawang putih, dan tomat di sejumlah pasar tradisional menunjukkan kecenderungan menurun dibandingkan periode sebelumnya.

Berita Terkait:  Wagub Idah Syahidah Lakukan Pemutakhiran Data

Pemerintah Provinsi Gorontalo menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan distributor dan instansi terkait untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok.

Pengawasan juga akan ditingkatkan guna mengantisipasi potensi praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.(Rls) 

Berita Terkait:  Wagub Idah Ajak Elite Politik Perkuat Sinergi Pembangunan