Kab. Gorontalo

Sofyan Minta Perangkat Desa Bergerak Satu Arah

×

Sofyan Minta Perangkat Desa Bergerak Satu Arah

Share this article
Sofyan Minta Perangkat Desa Bergerak Satu Arah
Apel Akbar Jajaran Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Tingkat Kabupaten Gorontalo, Senin (4/10/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Penggabungan Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) di Kabupaten Gorontalo mulai memasuki tahap konsolidasi. Pemerintah daerah kini mendorong seluruh jajaran desa bergerak dalam satu arah dan menghindari ego sektoral.

Berita Terkait:  Kabupaten Gorontalo Jadi Pilot Project Nasional Arsip Digital

Pesan itu disampaikan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi saat memimpin Apel Akbar Jajaran Sosial dan PMD Tingkat Kabupaten Gorontalo, Senin (4/10/2026).

Menurut Sofyan, penyatuan dua organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut bukan sekadar perubahan struktur birokrasi. Langkah itu diarahkan untuk menyatukan program sosial dan pemberdayaan masyarakat yang selama ini memiliki sasaran utama di wilayah desa.

Berita Terkait:  Kabupaten Gorontalo Siap Jadi Tuan Rumah Harganas Ke-33 Tingkat Provinsi

“Pemerintah Daerah dan DPRD sejak awal telah mengkaji perlunya menyatukan kedua OPD ini karena subjek, objek, dan arena kegiatannya sama, yaitu di desa. Kita satukan agar berada dalam satu jajaran, satu barisan, dan satu komando yang terarah,” kata Sofyan Puhi.

Ia meminta seluruh jajaran pemerintahan desa memiliki persepsi yang sama dalam menjalankan pembangunan. Program di tingkat desa, kata Sofyan, harus tetap mengacu pada arah pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten Gorontalo.

Berita Terkait:  Bupati Sofyan Kunker ke OJK Manado, Bahas Penguatan Sektor Jasa Keuangan Daerah

Dengan struktur kelembagaan yang baru, integrasi pelayanan sosial, pemberdayaan masyarakat dan pendampingan desa diharapkan semakin efektif. Pemerintah desa juga dituntut mampu menerjemahkan kebijakan daerah sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Sofyan turut menyoroti persoalan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Gorontalo. Hingga saat ini, PDAM telah menyalurkan sekitar 32.000 kiloliter air bersih ke sejumlah titik yang terdampak.

Berita Terkait:  Perkada TPP Tahun 2025 Resmi Ditetapkan, Haris Harap Kinerja ASN Lebih Optimal

Ia juga meminta pemerintah desa meningkatkan pengawasan di wilayah masing-masing, khususnya untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan di tengah kondisi cuaca kering.

Selain penanganan kekeringan, Pemkab Gorontalo mendorong Gerakan Nasional Peduli Tetangga sebagai bagian dari penguatan kepedulian sosial masyarakat. Gerakan tersebut diharapkan mampu mendorong perhatian terhadap persoalan ekonomi, pendidikan hingga kesejahteraan warga di lingkungan sekitar.

Berita Terkait:  Pedagang Kuliner di Kompleks Menara Keagungan Wajib Kantongi SLHS

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome, mengatakan apel akbar tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi setelah penggabungan kedua OPD.

Konsolidasi melibatkan sekitar 1.800 perangkat desa, 1.200 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), 191 kepala desa, pendamping desa hingga relawan.

Berita Terkait:  Bupati Sofyan akan Bangkitkan Lagi Destinasi Wisata Taluhu Barakati

Haris menambahkan, perangkat desa ke depan juga akan diperkuat sebagai Agen Perlindungan Sosial. Peran tersebut diarahkan untuk membantu memastikan pemutakhiran data kepesertaan sosial dilakukan secara akurat dan mandiri.

Dengan konsolidasi tersebut, pemerintah daerah berharap seluruh unsur pemerintahan desa tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi bergerak dalam satu koordinasi untuk memastikan program sosial dan pemberdayaan benar-benar menyentuh masyarakat.(Adv) 

Berita Terkait:  Wabup Gorontalo Apresiasi Bakti Kesehatan yang Digelar Polda