Hargo.co.id, GORONTALO – Rencana pembangunan kantor baru Wali Kota Gorontalo di eks-Terminal 42 Andalas, Kecamatan Sipatana, mulai memasuki tahap penting. Pemerintah Kota Gorontalo kini meneliti karakteristik tanah melalui pengeboran atau boring untuk menentukan jenis pondasi yang tepat bagi gedung tersebut.
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, turun langsung meninjau proses pengambilan data tanah itu pada Kamis (15/10/2026), didampingi sejumlah pejabat terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tahapan perencanaan teknis pembangunan kantor baru berjalan sesuai rencana.
Pengambilan data tanah tersebut merupakan bagian dari penyusunan Detail Engineering Design (DED), yakni dokumen perencanaan teknis yang menjadi acuan pelaksanaan konstruksi.
Direktur KSO Pharaguna Dwi Pantaran Loka & Ganeas Berjaya Konsultan, Ahmad Siddiq, mengatakan, pengujian tanah menjadi salah satu tahapan penting sebelum tim konsultan menyelesaikan gambar teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Menurutnya, data hasil pengeboran akan dibawa ke laboratorium untuk menjalani pengujian dan analisis. Hasilnya digunakan untuk mengetahui karakteristik tanah sekaligus menentukan jenis pondasi yang sesuai dengan kondisi lahan.
“Pembangunan Kantor Wali Kota kan tahapannya banyak. Per hari ini sudah masuk dalam tahapan DED. Di DED itu sekarang kita dalam tahapan pengambilan data. Dan salah satu datanya itu adalah data boring,” kata Ahmad.
Ia menjelaskan, penentuan pondasi tidak bisa dilakukan sembarangan karena harus mempertimbangkan kondisi tanah di lokasi pembangunan. Hasil analisis laboratorium nantinya menjadi salah satu dasar bagi tim perencana untuk menetapkan spesifikasi pondasi yang tepat.
“Untuk pengeboran yang sementara kita kerjakan ini, sederhananya untuk menentukan jenis pondasi yang akan digunakan. Data itu diolah di laboratorium dan dianalisis jenis pondasinya seperti apa,” ujarnya.
Setelah seluruh data lapangan dan hasil pengujian rampung, tim konsultan akan melanjutkan penyusunan gambar teknis serta RAB. Kedua dokumen tersebut menjadi bagian dari penyelesaian DED sebelum tahapan pembangunan berlanjut.
Ahmad memastikan, pekerjaan perencanaan masih berjalan sesuai target yang telah ditetapkan dalam kontrak. Seluruh pekerjaan yang menjadi target tahun anggaran 2026 diupayakan selesai sesuai jadwal.












