Hargo.co.id, GORONTALO – Suasana hangat mewarnai malam kebersamaan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama peserta Kemah Satya Tunas (KAST) 2026 di Bumi Perkemahan Pramuka, Kelurahan Bongohulawa, Limboto. Tanpa kemewahan jamuan resmi dan sekat protokoler, mereka menikmati santap malam bersama dengan beralaskan daun pisang.
Momen sederhana tersebut menjadi gambaran kedekatan pemimpin daerah dengan generasi muda yang tengah mengikuti kegiatan kepramukaan. Sofyan berbaur bersama para peserta, menciptakan suasana kekeluargaan di tengah pelaksanaan KAST 2026.
Kebersamaan itu turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo Roma Nasaru, serta Ketua Saka Bahari Haris Tome.
Sofyan yang juga menjabat Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo menyampaikan bahwa Bumi Perkemahan Bongohulawa memiliki posisi strategis dalam mendukung berbagai kegiatan kepramukaan, termasuk agenda berskala nasional.
Menurutnya, lokasi tersebut memiliki nilai penting bagi pengembangan gerakan Pramuka sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk membangun karakter, mempererat persaudaraan, dan mengasah kemampuan.
KAST 2026 sendiri merupakan hasil kolaborasi Kwartir Daerah (Kwarda) Gorontalo dan Kwarcab Kabupaten Gorontalo. Sofyan Puhi berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya dengan persiapan dan pengaturan waktu yang lebih optimal.
Dengan demikian, peserta memiliki kesempatan lebih luas untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan memperoleh manfaat maksimal dari pengalaman berkemah.
Ia juga mengungkapkan kebanggaannya karena KAST 2026 menjadi angkatan pertama dalam sejarah penyelenggaraannya. Kegiatan tersebut telah tercatat di Kwartir Nasional (Kwarnas) dan mendapat perhatian dari Wakil Ketua Bidang Bina Muda Kwarnas. Sejumlah andalan nasional bahkan turut menyampaikan ucapan selamat melalui media sosial.
Di balik santap malam beralas daun pisang, Sofyan turut menyampaikan pesan inspiratif kepada para peserta melalui filosofi pohon pisang. Baginya, pohon pisang mengajarkan tentang ketahanan, kemampuan bertahan dalam berbagai keadaan, serta semangat untuk terus memberikan manfaat.
Filosofi itu diharapkan menjadi pengingat bagi generasi muda agar tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita. Para peserta Pramuka juga didorong untuk terus mengembangkan potensi diri dan mengambil peran dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.
Penyambutan peserta KAST 2026 turut dihadiri perwakilan Kwarcab dari seluruh wilayah Provinsi Gorontalo,
meliputi Kabupaten Pohuwato, Boalemo, Gorontalo Utara, Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo, dan Bone Bolango.
Kegiatan yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Bongohulawa tersebut menjadi ajang pertemuan anggota Pramuka dari berbagai daerah
sekaligus memperkuat semangat persaudaraan dan kebersamaan di kalangan generasi muda.(Adv)












