Kabar Nusantara

Tembok Penjara Tak Halangi Napi di Lapas Kelas II A Gorontalo Ikut Kemah Satya Tunas

×

Tembok Penjara Tak Halangi Napi di Lapas Kelas II A Gorontalo Ikut Kemah Satya Tunas

Share this article
Tembok Penjara Tak Halangi Napi di Lapas Kelas II A Gorontalo Ikut Kemah Satya Tunas
Sebanyak 10 warga binaan Lapas Kelas IIA Gorontalo mengikuti Kemah Satya Tunas di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo, Rabu (28/10/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Kesempatan memperbaiki diri tidak hanya hadir di balik tembok penjara. Sebanyak 10 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo turut ambil bagian dalam Kemah Satya Tunas yang berlangsung di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo, Rabu (28/10/2026).

Berita Terkait:  Jumat Curhat, Kapolres Bone Bolango Terima Aduan Warga Terkait Judi di Bulan Puasa

Keikutsertaan mereka dalam kegiatan yang berlangsung selama enam hari tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian. Melalui aktivitas kepramukaan, para warga binaan didorong untuk membangun kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama dengan orang lain.

Berbagai kegiatan yang dijalani selama perkemahan juga dirancang untuk membentuk jiwa kepemimpinan, menumbuhkan semangat gotong royong, dan memperkuat rasa kebersamaan. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal bagi warga binaan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.

Berita Terkait:  Ombudsman Sidak Lapas Gorontalo, Periksa Layanan hingga Fasilitas Warga Binaan

Pembina Kepramukaan Lapas Gorontalo, Irfan Hamim, mengatakan, kegiatan ini menjadi sarana positif bagi warga binaan

untuk mengembangkan kepribadian sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.

Berita Terkait:  Polri Tangkap 414 Tersangka Terkait TPPO dan Kejahatan Terhadap Pekerja Migran

Menurutnya, keterlibatan dalam kegiatan kepramukaan tidak hanya melatih kedisiplinan,

tetapi juga mengajarkan pentingnya menghargai orang lain dan membangun hubungan sosial yang baik.

Berita Terkait:  Polri Gelar Bakti Kesehatan Bagi Masyarakat di Batam

“Selama enam hari para peserta akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang untuk melatih kemampuan bekerja sama, membangun jiwa kepemimpinan, serta menumbuhkan semangat gotong royong,” ujar Irfan.

Ia menambahkan, keikutsertaan 10 warga binaan dalam Kemah Satya Tunas merupakan kesempatan berharga untuk membentuk karakter dan menanamkan rasa tanggung jawab melalui pengalaman langsung.

Berita Terkait:  Menpora Dito Minta maaf Soal Aset Berstatus Hadiah Rp 162 M

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo, Junaidi Rison, terus mendorong pelaksanaan program pembinaan yang memberikan dampak positif bagi warga binaan.

Menurutnya, partisipasi dalam kegiatan di luar lingkungan lapas tersebut dapat menjadi ruang belajar untuk memperkuat mental,

Berita Terkait:  Melki-Fajri Pimpin AMSI Gorontalo 2026-2030, Terpilih Aklamasi di Konferwil III

mengembangkan potensi diri, serta membiasakan penerapan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, warga binaan diharapkan tidak hanya menjalani masa pidana,

Berita Terkait:  Bersama Forkopimda, Keluarga Besar Polda Gorontalo Nonton Bareng Film 'Aku Rindu'

tetapi juga memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.(Roy)