Hargo.co.id, GORONTALO – Kemarau panjang mulai menyulitkan warga Desa Tenilo, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Merespons kondisi tersebut, Polres Boalemo turun langsung menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak.
Melalui Satuan Samapta bersama personel Polsek Paguyaman, kepolisian mendistribusikan sebanyak 5.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Bantuan tersebut menjangkau 20 kepala keluarga (KK) atau sekitar 70 jiwa yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih akibat musim kemarau.
Penyaluran bantuan dipimpin Kasat Samapta Polres Boalemo, Iptu Apriyanto Mahmud, bersama Kapolsek Paguyaman, Ps. Iptu Rhamdani Mahmuda, dengan melibatkan personel dari kedua satuan tersebut.
Kehadiran petugas disambut antusias oleh warga. Mereka tampak mengantre sambil membawa jeriken dan ember untuk menampung air yang akan digunakan memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga.
Bagi masyarakat yang kesulitan memperoleh air bersih, bantuan tersebut menjadi upaya meringankan beban di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan.
Kapolres Boalemo AKBP Firman Taufik, S.I.K., melalui Kasat Samapta Iptu Apriyanto Mahmud, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang menghadapi kesulitan.
Menurutnya, tugas Polri tidak hanya terbatas pada penegakan hukum serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), tetapi juga mencakup kepedulian terhadap persoalan sosial yang dihadapi warga.
“Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk wujud kepedulian dan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, khususnya yang terdampak musim kemarau. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif, tetapi juga siap mengulurkan tangan membantu setiap kesulitan warga,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Boalemo berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,
terutama warga yang kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau.
Langkah ini sekaligus menjadi bentuk pelayanan kemanusiaan kepolisian untuk mempererat hubungan dengan masyarakat
dan memastikan kehadiran aparat dapat dirasakan secara langsung oleh warga yang membutuhkan. (Kif)












