Headline

25 TKA di Sulbagut-1 Tak Kantongi Visa Kerja?

×

25 TKA di Sulbagut-1 Tak Kantongi Visa Kerja?

Share this article
25 TKA di Sulbagut-1 Tak Kantongi Visa Kerja?
Ilustrasi TKA. (Dok: Pinterpolitik)

Hargo.co.id, GORONTALO – Keberadaan 25 tenaga kerja asing (TKA) di PLTU Sulbagut-1 di Tanjung Karang, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) masih tanda tanya besar. Apakah visa yang mereka gunakan adalah visa kerja atau hanya visa berkunjung.

Berita Terkait:  Demo 1 September di Gorontalo, PWI Ingatkan Aparat Tidak Lakukan Tindakan Represif ke Pers

Untuk mendapatkan kepastian akan visa yang dikantongi para TKA tersebut, awak media melakukan penelusuran dengan mendatangi langsung sejumlah instansi teknis terkait. Pertama Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo dengan menemui Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Joni Rumagit.

Penjelasan yang diperoleh dari pihak Imigrasi Gorontalo saat itu, tidak spesifik. Justru yang lebih dijelaskan adalah para TKA tersebut tengah mengurus kartu izin tinggal terbatas (KITAS).

Berita Terkait:  Lagi, Bunuh Diri Terjadi di Gorontalo, Kali Ini di Kabupaten Boalemo

“Mereka (TKA) tengah mengurus KITAS, terkait dengan kelengkapan administrasinya,” Joni Rumagit didampingi Kasi Inteldak, Budi mangantjo dan Kasi Tikkim, Dedi Firman, beberapa waktu yang lalu.

Joni juga menegaskan harusnya para awak media langsung saja ke PLTU karena mereka juga punya data.
Penegasan yang sama juga disampaikan Rini Bangi, salah satu staf di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, yang mengurusi pengawasan tenaga kerja.

Berita Terkait:  Pembebasan Lahan Terkendala, Jalan Pontolo-Ombulodata Terancam Ditunda

Kata Rini, para TKA tersebut telah mengantongi RPTKA. Terkait dengan visa para TKA, menurutnya, bukan ranah dari pihaknya.

“Harusnya ke PLTU saja langsung, karena mereka juga mengantongi data,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Penganiayaan yang Viral di Medsos: Bocah 16 Tahun Diamankan Polisi

Sebelumnya, awak media telah melakukan konfirmasi ke pihak PLTU Sulbagut-1, yakni Ramlan Modjo.

Bukannya mendapat jawaban, awak media justru diarahkan Ramlan untuk mengkonfirmasi

visa para TKA tersebut, ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo

“Itu seharusnya ditanya ke Imigrasi,” tulis Ramlan dalam pesan singkat aplikasi WhatsApp.(*) 

Berita Terkait:  Sesosok Mayat Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Kompleks Depo Pertamina Gorontalo

Penulis: Alosius M. Budiman