Kota Gorontalo

Adhan: Merevolusi Dunia Pendidikan Butuh Komitmen Berbagai Pihak

×

Adhan: Merevolusi Dunia Pendidikan Butuh Komitmen Berbagai Pihak

Sebarkan artikel ini
Adhan_ Merevolusi Dunia Pendidikan Butuh Komitmen Berbagai Pihak
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea (Tengah) foto bersama para guru dan siswa usai upacara peringatan Hardiknas tahun 2025 di Lapangan 11 Maret, Kelurahan Buladu, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Kamis (2/5/2025). (Foto: Fitra)

Hargo.co.id, GORONTALO – Ratusan guru dari berbagai penjuru di Kota Gorontalo memadati Lapangan 11 Maret, Kelurahan Buladu, Kecamatan Kota Barat pada Kamis (2/5/2025) pagi, dalam upacara peringatan hari pendidikan nasional (Hardiknas) yang berlangsung khidmat dan penuh semangat.

Berita Terkait:  Kemenkeu RI Kabulkan Pemindahan RKUD Pemkot Gorontalo ke BTN

Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, yang bertindak sebagai inspektur upacara (Irup), menyampaikan amanat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek).

Dia menegaskan pentingnya komitmen semua pihak dalam merevolusi dunia pendidikan, sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto.

Berita Terkait:  Tujuh PPPK Batal Lulus, BKPP Kota Gorontalo Diduga Maladministrasi

“Presiden berpesan bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun bangsa yang adil dan makmur. Untuk itu, revitalisasi sarana prasarana pendidikan, peningkatan kualitas guru, dan pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan menjadi fokus utama pembangunan SDM ke depan,” ujar Adhan Dambea dalam pidatonya.

Tak hanya berbicara soal teknologi, Adhan Dambea juga menekankan perlunya pendidikan karakter yang menyeluruh, dimulai dari keseharian anak-anak Indonesia.

Berita Terkait:  Kantor Wali Kota Gorontalo akan Dipindahkan ke Terminal 42, Wujud Janji Kampanye Adhan-Indra

“Bangun pagi, ibadah, olahraga, makan sehat dan bergizi, semangat belajar, berinteraksi sosial, dan tidur cukup adalah bagian dari kebijakan hidup sehat dan berkarakter yang kita dorong bersama,” lanjutnya.

Dalam pidatonya, Adhan Dambea juga menyebutkan kemungkinan adanya penerapan tes kemampuan akademik dan literasi teknologi,

Berita Terkait:  Ismail: LPPD Instrumen Penting untuk Evaluasi Kinerja

termasuk penguasaan artificial intelligence (AI), sebagai langkah menuju pembinaan yang lebih modern dan adaptif terhadap zaman.

“Pendidikan bukan hanya urusan sekolah, tapi gerakan bersama. Mari kita bergandengan tangan, bahu membahu, dan bergotong-royong mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua anak Indonesia,” tutupnya.

Berita Terkait:  Marten Taha: Reformasi Birokrasi Bisa Wujudkan Good Governance

Puncak acara ditandai dengan pemberian beasiswa bagi siswa-siswi berprestasi dan kurang mampu dari jenjang TK, SD, hingga SMP. Simbol dukungan nyata ini mendapat sambutan hangat dari para orang tua dan guru yang hadir.(Mg-10)