Gorontalo

Bandara Djalaludin Mulai Diperluas, Embarkasi Haji Penuh Masuk Babak Baru

×

Bandara Djalaludin Mulai Diperluas, Embarkasi Haji Penuh Masuk Babak Baru

Share this article
Bandara Djalaludin Mulai Diperluas, Embarkasi Haji Penuh Masuk Babak Baru
Pemecahan kendi sebagai dimulainya peletakan batu pertama embarkasi haji di Bandara Djalaludin Tantu, Kabupaten Gorontalo, Jumat (20/2/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Cita-cita panjang masyarakat Gorontalo untuk memiliki Embarkasi Haji Penuh akhirnya memasuki babak baru.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Apresiasi Penyelenggaraan Discover Nusantara 2025

Di kawasan Bandara Djalaluddin, peletakan batu pertama perluasan bandara dilakukan langsung oleh Gusnar Ismail, Jumat (20/2/2026), menandai dimulainya langkah konkret menuju terwujudnya embarkasi penuh di Provinsi Gorontalo.

Impian ini bukan hal baru. Selama lebih dari satu dekade, wacana Embarkasi Haji Penuh bergulir dari satu kepemimpinan ke kepemimpinan berikutnya.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Gercep Perjuangkan PSN di Pohuwato

Tiga gubernur dan tiga penjabat gubernur telah berganti, namun realisasinya belum juga tampak. Kini, perluasan bandara menjadi fondasi awal yang dinilai paling krusial untuk menjawab harapan tersebut.

Tahap pertama pembangunan difokuskan pada dua pekerjaan utama: perluasan apron (pelataran parkir pesawat) dan pembangunan taxiway.

Berita Terkait:  Penuhi Standar ACES, Gorontalo Tembus 15 Besar Indonesia Muslim Travel Index 2026

Anggaran sebesar Rp40 miliar dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan berhasil dialokasikan untuk proyek ini.

Dalam sambutannya, Gusnar Ismail mengungkapkan momen emosional saat mengenang awal masa jabatannya.

Berita Terkait:  Satpol PP Provinsi Gorontalo Gelar Lomba Siskamling dan Temu Karya Satlinmas 2025

Ia menyebut, satu tahun lalu surat pertama yang ia tandatangani sebagai gubernur berkaitan dengan keberangkatan jemaah haji melalui bandara haji antara.

Baginya, komitmen itu menjadi penanda keseriusan untuk mewujudkan embarkasi penuh.

Berita Terkait:  Kejar Target Nasional, Dukcapil Terus Maksimalkan Pelayanan Aktivasi IKD

“Alhamdulillah hari ini kita menyaksikan peletakan batu pertama pembangunan embarkasi haji penuh Gorontalo,” ujarnya.

Perluasan apron ini dirancang agar bandara mampu melayani pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777 yang berkapasitas hingga 415 penumpang.
Berita Terkait:  Investasi di Pohuwato Menjanjikan, Gusnar Tekankan Dua Poin Penting, Pelestarian Alam dan Keterlibatan Warga

Dengan peningkatan fasilitas tersebut, Gorontalo tidak lagi bergantung pada bandara di luar daerah untuk pemberangkatan jemaah haji.

Tak berhenti pada tahap awal, pemerintah juga merancang kelanjutan proyek pada 2027 mendatang.

Berita Terkait:  Kolaborasi Olami dan Patah Kompas Clothing Ciptakan Jersey Karawo Berinovasi Karaglow

Rencana tersebut meliputi pelapisan runway sepanjang 2.500 x 45 meter dengan ketebalan 10 cm, perluasan turning pad, serta optimalisasi alat bantu pendaratan visual. Targetnya, seluruh peningkatan infrastruktur ini dapat rampung dan beroperasi paling lambat pada 2028.

Menanggapi kritik bahwa bandara embarkasi haji penuh hanya akan aktif saat musim haji, Gusnar menyampaikan optimisme berbeda.

Berita Terkait:  Gaji 14 dan TPP THR ASN Pemprov Gorontalo Mulai Dibayarkan

Ia memandang, status embarkasi penuh justru akan mendorong peningkatan jumlah jemaah umrah dari Gorontalo.

Data tahun 2024 menunjukkan sekitar 3.000 hingga 4.000 warga Gorontalo berangkat umrah melalui Makassar atau Jakarta.

Berita Terkait:  Penjagub Buka Bersama dan Serahkan Hibah Rp 100 Juta di Masjid An-Nur

Jika embarkasi penuh terwujud, ia meyakini Gorontalo juga akan berkembang menjadi embarkasi umrah, yang pada akhirnya memberi dampak ekonomi signifikan bagi daerah.

“Kalau ini jadi embarkasi haji, maka sekaligus ini menjadi embarkasi umrah. Pergerakan orang akan meningkat dan ekonomi kita ikut bergerak,” tegasnya.

Berita Terkait:  PENAS XVII: Kemenhub Siap Support Armada Darat dan Udara, Hasil Lobi Gusnar

Rangkaian kegiatan groundbreaking ditutup dengan buka puasa bersama dan salat tarawih berjamaah.

Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Forkopimda Provinsi Gorontalo, Sekdaprov beserta pimpinan OPD, serta manajemen BLU UPBU Djalaluddin Gorontalo.(Rls) 

Berita Terkait:  Investasi di Pohuwato Menjanjikan, Gusnar Tekankan Dua Poin Penting, Pelestarian Alam dan Keterlibatan Warga