Kab. Gorontalo

Bupati Sofyan Bidik PAD Lebih Kuat Lewat Data dan Digitalisasi

×

Bupati Sofyan Bidik PAD Lebih Kuat Lewat Data dan Digitalisasi

Share this article
Bupati Sofyan Bidik PAD Lebih Kuat Lewat Data dan Digitalisasi
Bupati Sofyan menghadiri forum koordinasi strategis implementasi kebijakan PAD dari PDRD di Hotel Four Points, Kota Bekasi, 2-4 September 2026.

Hargo.co.id, JABAR – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai menyiapkan langkah pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola pendapatan asli daerah (PAD).

Berita Terkait:  Bupati Sofyan Resmikan Website BUMDes Sinar Usaha, Wadah Pasarkan Produk UMKM

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi menempatkan penguatan basis data dan digitalisasi sebagai kunci untuk meningkatkan penerimaan daerah sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif.

Arah kebijakan tersebut mengemuka setelah Sofyan mengikuti Forum Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan PAD dari pajak daerah dan retribusi daerah (PDRD) di Hotel Four Points, Kota Bekasi, Jawa Barat, 2-4 September 2026.

Berita Terkait:  Buka Turnamen Futsal Cup 2024 SMANBOM, Hendra: Junjung Tinggi Sportivitas

Forum yang digelar Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri itu mengangkat tema “Memperkuat Kepemimpinan Fiskal Daerah untuk Optimalisasi PAD yang Berkelanjutan, Berkeadilan dan Berbasis Data.”

Menurut Sofyan, peningkatan PAD tidak cukup hanya dengan mengejar target penerimaan. Pembenahan harus dimulai dari sistem pengelolaan yang mampu membaca potensi daerah secara akurat, didukung data yang terintegrasi dan teknologi digital.

Berita Terkait:  Sinkronisasi Data Jadi Kunci, Sekda Kabgor Genjot Kualitas Layanan JKN

“Optimalisasi PAD merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kemandirian keuangan daerah dan kualitas pelayanan publik. Maka melalui forum ini, kita mendorong percepatan tata kelola PAD berbasis data dan digitalisasi agar lebih efisien, transparan, dan berkeadilan bagi masyarakat,” kata Sofyan Puhi.

Ia menilai reformasi PAD perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan regulasi dan administrasi, pemutakhiran basis data,

Berita Terkait:  Bupati Sofyan Minta APBD-P 2026 Tak Ganggu Layanan Publik

digitalisasi proses pemungutan, hingga peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak dan retribusi.

Agenda tersebut juga menjadi bagian dari upaya menyelaraskan kebijakan Pemerintah Kabupaten Gorontalo dengan pelaksanaan Undang-undang nomor 1 tahun 2022 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintahan daerah (UU HKPD).

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Komit Sukseskan Program TMMD Kodim 1315

Sejumlah persoalan strategis turut menjadi pembahasan dalam forum, termasuk harmonisasi regulasi pajak dan retribusi pasca-UU HKPD,

penanganan piutang pajak, serta kebutuhan integrasi data antarlembaga.

Berita Terkait:  Ke Singapura, Nelson Ikuti Pendidikan KPPD Angkatan I Tahun 2023

Forum tersebut melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, di antaranya Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri,

Kementerian Keuangan melalui DJPK dan DJP, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian ATR/BPN,

Berita Terkait:  Wayang Kulit Semalam Suntuk, Wabup Tonny: Jangan Sampai Identitas Desa Hilang

Badan Pemeriksa Keuangan, BPKP, serta Bank Indonesia.

Bagi Pemkab Gorontalo, keikutsertaan dalam forum ini menjadi momentum untuk menyusun fondasi reformasi PAD yang lebih terarah.

Berita Terkait:  Dugaan Gratifikasi di RSUD MM Dunda, Bupati Sofyan Instruksikan Inspektorat dan TPHD Selidiki

Fokusnya mencakup pembenahan regulasi dan administrasi, penguatan sistem data, penerapan digitalisasi, serta peningkatan kepatuhan wajib pajak dan retribusi.

Hasil forum nantinya akan dituangkan dalam dokumen Prioritas Reformasi PAD Daerah

Berita Terkait:  Program GENTING-LEBEGACOR Selamatkan Generasi Gorontalo dari Stunting

beserta sejumlah komitmen awal sebagai dasar tindak lanjut pada Series 2.

Tahapan berikutnya akan diarahkan pada penyusunan action plan PAD Kabupaten Gorontalo.

Berita Terkait:  Pelatihan BLK Limboto Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai

Rencana tersebut diharapkan menjadi peta jalan yang lebih terukur dalam meningkatkan penerimaan daerah secara berkelanjutan,

sekaligus memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Gorontalo.(Adv) 

Berita Terkait:  Sinkronisasi Data Jadi Kunci, Sekda Kabgor Genjot Kualitas Layanan JKN