Kab. Gorontalo

Bupati Sofyan Dorong Nelayan Bisa Beradaptasi dengan Teknologi Modern

×

Bupati Sofyan Dorong Nelayan Bisa Beradaptasi dengan Teknologi Modern

Share this article
Bupati Sofyan Dorong Nelayan Bisa Beradaptasi dengan Teknologi Modern
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menyerahkan sertifikat kepada nelayan di Desa Lamu, Kecamatan Batudaa Pantai, Senin (28/4/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Banyak tantangan yang harus dihadapi oleh nelayan di era teknologi yang semakin maju dan berkembang.

Berita Terkait:  Persiapan PENAS XVII Dimatangkan, Kawasan Kuliner Ikut Dikembangkan

Baik dari faktor alam maupun perkembangan teknologi. Oleh karena itu, nelayan tidak bisa lagi bergantung pada metode tradisional. Ya, nelayan harus siap beradaptasi dengan teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas dan keselamatan kerja.

Hal itu diungkapkan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi saat menyerahkan kegiatan sertifikat kecakapan nelayan (SKN) kepada para nelayan di Desa Lamu, Kecamatan Batudaa Pantai, Senin (28/4/2025).

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Jadikan Dulamayo Pusat Pengembangan Ekonomi

“Kita harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, tidak terkecuali nelayan,” kata Bupati Sofyan.

Pada kegiatan itu, Sofyan juga menyinggung soal kebijakan nasional yang mewajibkan kapal nelayan memasang sistem planned maintenance system (PMS). Kata dia, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo agar implementasi kebijakan ini dapat dilakukan dengan pendekatan yang ramah terhadap kondisi nelayan lokal.

Berita Terkait:  Kabgor bakal Jadi Tuan Rumah Penas KTNA XVII

“Kami ingin memastikan bahwa setiap regulasi yang turun bisa diterapkan dengan baik, namun tidak memberatkan nelayan. Koordinasi dengan provinsi terus kami lakukan untuk mencari solusi terbaik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sofyan juga menyentil soal perlindungan tambahan kepada nelayan. Diungkapkannya, pemerintah daerah mulai menganggarkan program asuransi nelayan dalam APBD tahun 2026. Asuransi ini akan diberikan secara bertahap, dengan prioritas kepada nelayan yang memenuhi kriteria, seperti keanggotaan aktif dalam BPJS Ketenagakerjaan.
Berita Terkait:  Kejar Target PSN Senilai Rp. 1,7 Miliar, Pemkab Gorontalo Percepat Realisasi UPLAND

“Nelayan adalah profesi yang berisiko tinggi. Karena itu, pemerintah hadir tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas, tetapi juga memberikan jaminan keselamatan kerja melalui program asuransi,” jelas Sofyan Puhi.

Sementara, terkait sertifikat kecakapan nelayan diharapkan Sofyan menjadi pondasi yang baik bagi peningkatan profesionalisme nelayan di Kabupaten Gorontalo. Karena selain meningkatkan keterampilan teknis, sertifikat ini juga memperkuat legitimasi nelayan dalam mengakses berbagai program bantuan dan perlindungan yang disediakan pemerintah.

Berita Terkait:  Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemkab Gorontalo Teken MoU dengan Unsrat Manado

“Mari kita bangun sektor perikanan kita menjadi lebih maju dan modern. Insya Allah, dengan kerja keras dan kolaborasi, kesejahteraan nelayan akan semakin meningkat,” pungkasnya.

Kegiatan itu merupakan bagian dari program pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi nelayan, sekaligus memberikan perlindungan hukum dan jaminan keselamatan kerja di tengah tantangan yang semakin kompleks di sektor kelautan dan perikanan.(Deice) 

Berita Terkait:  Dugaan Korupsi Proyek Jalan Anggaran PEN di Kabgor: Kantor Dinas PUPR Digeledah Kejari