Hargo.co.id, GORONTALO – Pelaksanaan wisuda bukan hanya sekadar seremoni semata, melainkan refleksi dari keberhasilan proses pendidikan dan simbol regenerasi insan intelektual yang siap memberi kontribusi pada pembangunan bangsa, khususnya di daerah tercinta.
Ini yang diungkapkan oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menghadiri pelaksanaan wisuda ke-27 Universitas Gorontalo (UG), Kamis (10/7/2025) di Universitas Gorontalo Convention Center (UGCC).
“Saya mengapresiasi perjuangan para wisudawan Universitas Gorontalo hingga sampai diditik ini. Hari ini adalah bukti nyata bahwa kerja keras dan ketekunan tidak pernah mengkhianati hasil. Perayaan milad dan Wisuda ini bukan sekadar seremoni,” ungkap Bupati Sofyan Puhi.
Bupati menegaskan, momentum wisuda bukan hanya simbol kelulusan, tetapi juga wujud keberhasilan proses pendidikan yang berkualitas.
“Hari ini adalah bukti nyata bahwa ketekunan akan berbuah manis. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi refleksi regenerasi insan intelektual yang siap berkontribusi bagi daerah dan bangsa,” tambahnya.
Bupati Sofyan Puhi juga mengucapkan, selamat milad ke-24, Universitas Gorontalo. Bagi dia, 24 tahun bukan waktu yang singkat, tapi sangat panjang yang sudah tentu memiliki dinamika serta pasang surut perjuangannya.
Dan perjuangan itu, kata Sofyan, ada tokoh yang harus mendapat penghargaan tinggi dari seluruh pihak, yakni almarhum Rustam Akili.
“Tadi kita sudah memberikan penghargaan kepada salah satu tokoh yaitu Prof. Rustam Akili, salah satu pejuang dalam pendidikan di Universitas Gorontalo akan terus ada dan seperti tagline Universitas Gorontalo masa depan kian pasti, itu yang harus di capai, apa yang di cita-citakan oleh Prof. Rustam Akili,” tandas Sofyan Puhi.(Deice)












