KPU

Debat Kandidat Pilkada Gorut Putaran Kedua Digelar Malam Ini, Paslon Dilarang Gunakan HP

×

Debat Kandidat Pilkada Gorut Putaran Kedua Digelar Malam Ini, Paslon Dilarang Gunakan HP

Share this article
KPU Gorut Terus Matangkan Persiapan Pilkada 2024 - Caleg Terpilih LHKPN - Coklit langkah awal yang penting - Masalah Hukum Caleg - TPS Agustus - Debat Paslon - Surat Suara Pilkada Gorut Mulai Dicetak
Ketua KPU Gorut, Sofyan Djakfar. (Foto: Hms KPU Gorut)

Hargo.co.id, GORONTALO – Malam ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) akan menggelar debat kandidat putaran kedua.

Berita Terkait:  Di Hadiri Seluruh Paslon, KPU Boalemo Gelar Deklarasi Kampanye Damai

Sedikit berbeda dengan debat perdana, kali ini pasangan calon (Paslon) tidak diperbolehkan menggunakan Handphone (HP). Kecuali saat rehat, itupun HP dalam mode sikent atau senyap.

Hal ini disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten Gorut, Sofyan Djakfar saat berbincang dengan awak media ini, Ahad (03/11/2024) ditengah kesibukannya mempersiapkan pelaksanaan debat kandidat Pilkada Gorut 2024.

Berita Terkait:  Disaksikan Bawaslu, KPU Boalemo Terima Logistik PSU

“Pada saat pelaksanaan debat nanti, pasangan calon tidak diperbolehkan menggunakan HP, baik itu saat memberikan pertanyaan maupun saat menjawab. Pada intinya HP dapat digunakan hanya pada saat istirahat, pasangan calon duduk danitupun HP dalam mode senyap atau silent,” tegas Sofyan.

Untuk metode debat sendiri masih sama dengan saat debat perdana beberapa waktu kemarin. Hanya saja untuk jumlah pendukung yang akan masuk ke ruang debat akan dikurangi.

Berita Terkait:  KPU Gorut Siap Jalankan Putuskan MK

“Masing-masing paslon hanya boleh membawa 30 pendukung ke dalam ruangan. Itupun jarak masing-masing pendukung lebih diperlebar,” jelasnya.

Tidak hanya itu saja, KPU Kabupaten Gorut juga tidak lagi memasang layar lebar di luar ruangan seperti waktu pertama pelaksanaan debat.

Berita Terkait:  Herson Hadi Batal jadi Aleg Gorut, KPU: Terlilit Hukum, Gantinya Sian Woloks

Hal ini dikatakan oleh Sofyan untuk mengurangi resiko antar pendukung.

“Saat menyaksikan dari layar kan semua pendukung menyatu, kita hindari itu dengan tidak memasang layar di luar ruangan, agar tidak ada gesekan antar pendukung,” ujarnya.

Berita Terkait:  Manfaatkan Medsos Sebagai Wadah Edukasi dan Sosialisasi

Namun demikian untuk keamanan kata Ketua KPU Gorut, itu memang tetap disiapkan baik dari Polres Gorut dan lainnya.

“Untuk durasi debat sendiri berkisar dua sampai dengan tiga jam tergantung dari kondisi saat pelaksanaan debat nanti,” kata Sofyan.

Berita Terkait:  KPU Provinsi Gorontalo Gelar Doa Bersama Antar Umat Beragama

Pada dasarnya sebagai pelaksana, pihaknya tetap berupaya semaksimal mungkin

agar pelaksanaan debat berjalan aman dan lancar serta sesuai dengan regulasi yang berlaku. (*)

Penulis: Alosius Marthen BudimanĀ 

Berita Terkait:  Badan AdHoc se-Boalemo Ikuti Bimtek Pemungutan, Penghitungan Suara dan Kode Etik