KPU

KPU Provinsi Gorontalo Bahas Empat Isu Strategis untuk Pilkada Serentak 2024

×

KPU Provinsi Gorontalo Bahas Empat Isu Strategis untuk Pilkada Serentak 2024

Share this article
KPU Provinsi Gorontalo Bahas Empat Isu Strategis untuk Pilkada Serentak 2024
Ketua KPU Provinsi Gorontalo, Sophian Rahmola saat membuka acara Rapat Sinergitas Penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 di Hotel Damhil, Kota Gorontalo, Sabtu (23/11/2024). (Foto: Dok. KPU)

Hargo.co.id, GORONTALO – Ketua KPU Provinsi Gorontalo, Sophian Rahmola, menyoroti empat isu strategis yang menjadi perhatian utama menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.

Berita Terkait:  KPU Kabgor Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara Kontestan Pilgub dan Pilbup

Isu strategis tersebut disampaikannya saat membuka acara Rapat Sinergitas Penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 di Hotel Damhil, Kota Gorontalo, Sabtu (23/11/2024).

Keempat isu tersebut meliputi data dan partisipasi pemilih, pelaksanaan pemungutan suara,

pengisian formulir C Hasil, serta optimalisasi penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).

Berita Terkait:  Warga Diimbau Berperan Aktif dalam Tahap Pemutakhiran Data

“Isu-isu ini membutuhkan sinergitas, antisipasi, dan penyelesaian bersama antara KPU Provinsi, Bawaslu Provinsi, serta KPU dan Bawaslu di tingkat kabupaten kota,” kata

Sophian menjelaskan bahwa setiap isu memiliki dampak besar terhadap keberhasilan pemilu.

Berita Terkait:  Sengketa Pileg di Tomilito, KPU Gorut Tunggu Putusan MK

Masalah pemilih, misalnya, menyangkut validitas data dan peningkatan partisipasi.

Sementara itu, isu pemungutan suara dan pengisian formulir C Hasil memerlukan persiapan teknis

dan koordinasi yang matang agar proses di Tempat Pemungutan Suara (TPS) berjalan lancar.

Berita Terkait:  Hasil Verfak Berkas Kontestan Pilkada Gorut, KPU: Semuanya Belum Memenuhi Syarat

Tak kalah penting adalah optimalisasi Sirekap, sistem digital yang dirancang untuk mempercepat dan mempermudah proses rekapitulasi hasil pemilu.

Sophian juga mengingatkan pentingnya evaluasi dan kesiapan infrastruktur untuk mengantisipasi potensi kendala teknis.

Berita Terkait:  PSU di Tuladenggi, Komisioner dan Dua Staf Sekretariat KPU jadi Petugas KPPS

Rapat ini dihadiri oleh perwakilan KPU dan Bawaslu dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

“Dengan keterlibatan berbagai pihak, kami berharap dapat meminimalkan masalah

yang mungkin muncul dalam Pilkada 2024, sehingga tercipta pemilu yang jujur, adil dan transparan,” tandasnya.(Rilis) 

Berita Terkait:  Komit Sukseskan Pilkada, Pemkab Gorontalo Alokasikan Dana Rp. 42 Miliar