Hargo.co.id, GORONTALO – Desa Huyula, salah satu desa di Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo resmi miliki Taman Kelapa Dunia(TKD).

Hadirnya TKD di Desa Huyula itu ditandai dengan pencanangan yang dilakukan oleh Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, Ahad (24/9/2023).
Pencanangan tersebut dilakukan bersama negara-negara penghasil Kelapa peserta World Coconut Day (WCD).

Dalam sambutannya, Nelson mengatakan, TKD ini memiliki luas 2500 hektare akan menjadi pusat wisata, riset dan edukasi bagi masyarakat.
Nelson berharap anak-anak muda di Provinsi Gorontalo tertarik berkecimpung di sektor perkebunan kelapa. Mulai dari menanam, hingga mengembangkannya.

Dirinya mengungkapkan, dampak dari WCD dipastikan kurang lebih Rp1 triliun dana masuk ke Gorontalo karena adanya interaksi pebisnis dari sejumlah negara.
Selain hilirisasi, lanjut Nelson, ada juga proses transfer teknologi.
Ia mengatakan, lahan yang baru akan ditanami 2.500 pohon kelapa ini diharapkan, bisa mencapai 5.000 hektar di Provinsi Gorontalo.
“Kita menanam kelapa tidak hanya hari ini, tapi Insya Allah sampai bulan Desember,” kata Nelson.
“Semoga ini menjadi semangat masyarakat menamam kelapa untuk Gorontalo, untuk Indonesia, dan dunia yang sama-sama kita cintai,” harapnya.
Bupati dua periode itu mengungkapkan, di Kecamatan Boliyohuto terdapat tiga ekologi dunia.
Terdiri dari Hutan Nantu dengan luas kurang lebih 51ribu hektar, Taman Hutan Raya (Tahura) seluas 6.200 hektar.
Terakhir adalah Taman Kelapa Dunia yang baru saja dicanangkan.
“Saya mengajak masyarakat berbangga diri dan meminta dukungan untuk penanaman pohon kelapa,” kata Nelson.
“Aalagi kelapa merupakan tanaman yang memiliki manfaat dari akar sampai dengan daunya,” tambahnya.
Ia berharap, dukungan dari seluruh rakyat, ini bukan untuk bupati, ini untuk rakyat, untuk indonesia dan untuk dunia.
“Apalagi kelapa merupakan tanaman yang semuanya memiliki manfaat,”pungkas Nelson.
Seperti diketahui, kegiatan berskala dunia itu dihadiri Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad serta Negara -Negara penghasil kelapa peserta WCD.
Selain penanaman, pada pencanangan ini juga dilakukan penandatanganan monumen kelapa untuk memperingati World Coconut Day di Gorontalo.
Menariknya kegiatan itu turut dimeriahkan lomba panjat kelapa yang diikuti 70 peserta sebagai bentuk semarakan hari kelapa sedunia. (*)
Penulis: Deice