Hargo.co.id, GORONTALO – Persiapan pelaksanaan Temu Jurnalis 2026 mulai dimatangkan oleh panitia penyelenggara. Agenda yang akan menghadirkan workshop jurnalistik bagi pelajar dan mahasiswa itu mendapat dukungan langsung dari Kapolda Gorontalo, Widodo.
Dukungan tersebut disampaikan saat panitia melakukan audiensi bersama Kapolda Gorontalo di Mapolda Gorontalo.
Dalam pertemuan itu, panitia memaparkan konsep kegiatan yang dirancang sebagai ruang kolaborasi antara insan pers, dunia pendidikan, dan generasi muda.
Ketua AMSI Gorontalo, Melki Gani, menjelaskan bahwa kegiatan Temu Jurnalis nantinya tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarpekerja media, tetapi juga diisi dengan workshop jurnalistik yang menyasar siswa dan mahasiswa di Gorontalo.
“Kegiatan ini kami desain lebih edukatif dengan menghadirkan workshop jurnalistik untuk pelajar dan mahasiswa. Harapannya, generasi muda bisa memahami dunia media sekaligus pentingnya literasi digital,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Gorontalo menyampaikan apresiasi dan memastikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan yang dinilai membawa dampak positif bagi masyarakat.
“Selama kegiatannya positif, tentu kami siap mendukung,” kata Irjen Pol Widodo.
Suasana audiensi berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain berdiskusi mengenai agenda Temu Jurnalis, pertemuan juga diwarnai dialog santai terkait berbagai isu sosial dan perkembangan informasi di Gorontalo.
Hadir dalam audiensi tersebut sejumlah pimpinan organisasi perusahaan pers dan organisasi profesi wartawan di Gorontalo. Di antaranya Ketua SMSI Gorontalo Irwanto Achmad, Ketua JMSI Gorontalo Andi Jamaludin AM Pannyame, Ketua IJTI Gorontalo I Kadek Sugiarta, Sekretaris AMSI Gorontalo Fajri A. Kidjab, serta sejumlah jurnalis media siber dan televisi.
Sementara itu, Ketua Panitia Temu Jurnalis 2026, Lukman Polimengo, mengatakan kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Juni 2026 di Wombohe Jurnalis, Kota Gorontalo.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan kolaborasi berbagai organisasi pers di Gorontalo, termasuk AMSI, SMSI, JMSI, PWI, dan IJTI.
Panitia menargetkan sekitar 100 peserta yang terdiri dari pekerja media, pelajar, dan mahasiswa.
Selain memperkuat jejaring antarjurnalis, workshop juga diharapkan mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai etika jurnalistik, literasi digital, serta tanggung jawab sosial media di era informasi saat ini.
Melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan, Temu Jurnalis 2026 diharapkan menjadi wadah edukasi sekaligus ruang lahirnya generasi muda yang kritis, melek media, dan memahami praktik jurnalistik yang profesional serta beretika.(Rls)












