Kabar Nusantara

Ribuan Lampu Botol Terangi Lapangan IPPOT Saat Tumbilotohe

×

Ribuan Lampu Botol Terangi Lapangan IPPOT Saat Tumbilotohe

Share this article
Ribuan Lampu Botol Terangi Lapangan IPPOT Saat Tumbilotohe
Suasana malam pertama Tumbilotohe di Lapangan Bola IPPOT Tapa.

Hargo.co.id, GORONTALO – Suasana malam menjelang akhir Ramadan di Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, semakin semarak dengan pelaksanaan tradisi Tumbilotohe yang digelar oleh Ikatan Pemuda dan Pemudi Olahraga Tapa (IPPOT), Kabupaten Bone Bolango.

Berita Terkait:  Integritas Jurnalistik di Era AI Jadi Sorotan dalam Diskusi Temu Jurnalis Gorontalo 2026

Ribuan lampu botol dinyalakan di Lapangan Bola IPPOT Tapa pada Senin (16/3/2026), menciptakan pemandangan khas yang selalu hadir menjelang Hari Raya Idulfitri di Gorontalo.

Ketua Umum IPPOT, Adnan Yahya, mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan tersebut telah dilakukan sejak dua pekan sebelum pelaksanaan. Panitia kecil yang berjumlah sekitar 10 orang dibentuk untuk mengatur seluruh rangkaian kegiatan.

Berita Terkait:  Masyarakat Diajak Bersihkan Sampah di Kawasan Hutan Mangrove

“Persiapannya kami hanya fokuskan pada Tumbilotohe. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya ada kegiatan langga dan bunggo, tetapi tahun ini ditiadakan karena bertepatan dengan festival di komplek perkantoran provinsi,” ujarnya.

Dalam perayaan tersebut, panitia menyiapkan sekitar 2.000 lampu botol yang dipasang di area lapangan untuk menciptakan suasana terang benderang pada malam Tumbilotohe.

Berita Terkait:  Viral, Pemuda Aceh Dianiaya Hingga Tewas Oleh Oknum Paspampers, Danpaspampres Buka Suara

“Persiapan sudah kami lakukan sejak dua minggu sebelumnya dengan mematok bambu, dan menyediakan 2000 lampu botol,” jelasnya.

Meski demikian, panitia menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan minyak tanah sebagai bahan bakar lampu.

Berita Terkait:  Jelang HUT ke-72, Humas Polda Gorontalo Gelar Penanaman Pohon di Bone Bolango

Saat ini harga minyak tanah di pasaran disebut mencapai sekitar Rp19.500 per liter,

sementara kebutuhan untuk kegiatan tersebut diperkirakan berkisar antara 400 hingga 500 liter.

Berita Terkait:  Polisi Ungkap Kronologi Pembunuhan Mahasiswa UI, Diduga Karena Iri Hati

Pelaksanaan Tumbilotohe ini melibatkan pengurus IPPOT, para pemain sepak bola di wilayah sekitar,

serta pemuda setempat yang turut berpartisipasi dalam proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

Berita Terkait:  Jemaah Masjid As-Syifa Bone Bolango Terima Pembagian Takjil Gratis

Adnan berharap tradisi ini dapat terus dipertahankan agar generasi muda tetap mengenal

dan menghargai budaya lokal Gorontalo yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Berita Terkait:  Peringati HUT Bhayangkara, Wakapolda Gorontalo Gelar Upacara Tabur Bunga

“Harapannya anak-anak muda bisa memahami tradisi Tumbilotohe dan budaya lokal yang sudah ada sejak dulu,” pungkasnya.(Mg-08)