Hanya Karena Diberi Nilai Buruk, Dosen Meregang Nyawa di Tangan Mahasiswanya

×

Hanya Karena Diberi Nilai Buruk, Dosen Meregang Nyawa di Tangan Mahasiswanya

Sebarkan artikel ini
Suasana pemakaman Dosen FKIP UMSU, Hj Nur Aini Lubis saat pelepasan terakhir di rumah duka Jalan Lama, Kec Pancur Batu, Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa (3/5). Almarhumah Hj Nur Aini Lubis (63), merupakan korban pembunuhan oleh mahasiswanya sendiri, dengan motif dendam. DANIL SIREGAR/SUMUT POS -

Selanjutnya Roymardo duduk di bangku depan ruang Dosen di lantai 1 gedung FKIP. Tidak lama Roymardo melihat Nur Ain menuju toilet. Roymardo lantas mengikutinya dan menunggu di depan pintu toilet yang ditutup dan dikunci korban.

“Begitu korban membuka pintu kamar mandi, tersangka langsung mendorong masuk kemudian mengunci pintu kamar mandi dari dalam, ” sambung Mardiaz.

Saat di dalam kamar mandi Roymardo menikam korban bertubi-tubi sebanyak 10 kali. Sehingga mengenai leher, kening dan tangan kiri korban.

Setelah korban jatuh bersimbah darah di lantai kamar mandi, Roymardo langsung lari ke gedung Fakultas Ekonomi UMSU. “Tersangka lalu bersembunyi di toilet Fakultas Ekokomi,” kata Mardiaz.

Atas kasus itu, dikatakan Mardiaz, pihaknya sudah memeriksa 5 orang saksi. Yakni, Muhammad Iqbal Fathani selaku anak kandung korban yang melapor kejadian itu ke Polresta Medan, Ahmad Syafii selaku Mahasiswa yang mendengar teriakan korban, Syarif selaku pengawas gedung FKIP yang mendobrak pintu kamar mandi tempat kejadian dan 2 orang Security Kampus, Andiko Susilo dan Irman Zebua yang menggotong korban untuk dilarikan ke Rumah Sakit Imelda, Jalan Bilal, Medan Timur.