Legislatif

Jelang PENAS KTNA, Jalur Masuk Kabupaten Gorontalo Diminta Diperindah

×

Jelang PENAS KTNA, Jalur Masuk Kabupaten Gorontalo Diminta Diperindah

Sebarkan artikel ini
22 MEI Jelang PENAS KTNA, Jalur Masuk Kabupaten Gorontalo Diminta Diperindah
Anggota DPRD Kabgor, Ramsi Sondakh.

Hargo.co.id, GORONTALO – Persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS-KTNA) XVII terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Berita Terkait:  Kelanjutan Jalan Bypass Arah Molingkapoto Dipertanyakan

Penataan kawasan perkotaan hingga sejumlah fasilitas umum mulai dipercantik untuk menyambut tamu dari berbagai daerah di Indonesia.

Namun, perhatian pemerintah dinilai masih terlalu terfokus pada pusat Kota Limboto. Kondisi tersebut mendapat sorotan dari anggota DPRD Kabupaten Gorontalo dari Fraksi Partai Gerindra, Ramsi Sondakh.

Berita Terkait:  DPRD Gorut Terus Perjuangkan Upah Bagi Honorer Satpol PP

Menurut Ramsi, upaya mempercantik ibu kota kabupaten memang patut diapresiasi sebagai bagian dari kesiapan menghadapi agenda nasional. Meski demikian, ia menilai kawasan perbatasan dan jalur masuk menuju Kabupaten Gorontalo juga harus menjadi prioritas pembenahan.

“Wilayah perbatasan merupakan wajah pertama daerah yang akan dilihat para tamu. Jangan sampai pusat kota terlihat bagus, tetapi kawasan pintu masuk justru terkesan tidak terawat,” ujar Ramsi Sondakh, Jumat (22/5/2026).

Ia secara khusus menyoroti kondisi gapura perbatasan antara Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo yang dinilai sudah tidak representatif. Menurutnya, gapura tersebut masih merupakan peninggalan masa pemerintahan Bupati Achmad Hoesa Pakaya dan belum pernah direvitalisasi hingga saat ini.

“Gapura perbatasan itu sudah cukup lama dan perlu mendapat perhatian serius agar lebih layak menyambut tamu PENAS,” katanya.

Selain gapura perbatasan, Ramsi juga meminta pemerintah daerah memperhatikan sejumlah jalur strategis lainnya seperti kawasan Limboto Barat, Tibawa, hingga akses penghubung Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Boalemo.

Ia menilai jalur-jalur tersebut nantinya akan menjadi lintasan utama peserta maupun tamu PENAS-KTNA XVII, sehingga perlu ditata lebih baik demi memberikan kesan positif bagi para pengunjung.

Sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Gorontalo, Ramsi mengaku mengetahui alokasi anggaran yang telah disiapkan pemerintah daerah untuk mendukung pelaksanaan kegiatan nasional tersebut. Karena itu, ia berharap pembenahan tidak hanya berpusat di kawasan inti kota, tetapi juga menyentuh wilayah penyangga dan kawasan perbatasan.

“Penataan harus dilakukan secara merata agar seluruh kawasan yang menjadi akses masuk daerah juga tampil baik dan nyaman dipandang,” tandasnya.(Deice)