Gorontalo

Kadispora Provinsi Gorontalo Tutup Turnamen Sepak Bola U-40 KNPI Tapa

×

Kadispora Provinsi Gorontalo Tutup Turnamen Sepak Bola U-40 KNPI Tapa

Share this article
Kepala Dispora Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim ketika menyerahkan piala kepada juara pertama pada Turnamen Sepak Bola U-40 KNPI Tapa.
Kepala Dispora Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim ketika menyerahkan piala kepada juara pertama pada Turnamen Sepak Bola U-40 KNPI Tapa.

Hargo.co.id, GORONTALO – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Tapa resmi ditutup dengan kemeriahan.

Berita Terkait:  Sensus Ekonomi: BPS Segera Data Pejabat dan ASN Pemprov, Ditargetkan Rampung 31 Agustus

Turnamen Sepak Bola Usia 40 Tahun (U-40) yang digelar oleh KNPI Kecamatan Tapa berakhir pada Ahad (28/9/2025), menghadirkan partai final penuh drama dan sarat emosi.

Acara penutupan berlangsung semarak dengan kehadiran berbagai tokoh daerah. Hadir di antaranya Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Hamzah Idrus, Ketua DPRD Bone Bolango yang diwakili Ketua Askab Bone Bolango Fedro Bau, Bupati Bone Bolango yang diwakili Staf Ahli Dian Susilo, Ketua KNPI Bone Bolango Ovan Kidamu, Ketua KNPI Kecamatan Tapa sekaligus penyelenggara Rival Kidamu, Camat Tapa, Camat Bulango, serta tokoh masyarakat dan pemerhati sepak bola.

Berita Terkait:  Tetap Semangati Kontingen, Wagub Idah Kunjungi Buperta Cibubur Meski Tengah Sakit

Turnamen resmi ditutup oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim yang hadir mewakili Gubernur. Dalam sambutannya, ia menekankan arti penting turnamen ini bagi masyarakat.

“Turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga ruang silaturahmi dan teladan bagi generasi muda bahwa olahraga bisa terus digelorakan di segala usia. Sepak bola adalah olahraga yang paling dicintai di tanah air. PSSI sebagai induk organisasi sudah memiliki sistem pembinaan prestasi yang lengkap. Tetapi turnamen-turnamen berbasis masyarakat seperti ini tetap bernilai strategis, karena dari sini kita menjaga kebersamaan, persaudaraan, dan semangat olahraga di akar rumput,” tegas Danial Ibrahim.

Berita Terkait:  Cegah Pernikahan Dini, Langkah Strategis Tekan Pertumbuhan Stunting

Partai puncak mempertemukan Sultan Legenda melawan Ippot Tapa. Pertandingan berlangsung sengit sejak awal dengan jual-beli serangan yang membuat penonton terpukau. Skor imbang 4-4 bertahan hingga peluit panjang babak kedua.

Uniknya, laga sempat dihentikan saat waktu Magrib. Kedua tim bersama penonton menunaikan salat berjamaah, menghadirkan suasana penuh kekeluargaan.

Berita Terkait:  Penjagub Tinjau Tiga TPS di Lapas Kelas II A Kota Gorontalo

Pertandingan kemudian dilanjutkan lewat adu penalti. Dalam tos-tosan yang menegangkan, Sultan Legenda tampil lebih tenang dan akhirnya keluar sebagai juara, sementara Ippot Tapa harus puas di posisi runner-up.

Ketua KNPI Kecamatan Tapa Rival Kidamu menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan turnamen ini. “Turnamen ini menjadi bukti bahwa sepak bola mampu menyatukan semua kalangan. Harapan kami, kegiatan ini bisa berlanjut setiap tahun sebagai ajang mempererat persaudaraan warga,” ujarnya.

Berita Terkait:  Djoewiati Kentjana Soebrata Dilantik sebagai Bunda Literasi Gorontalo

Turnamen Sepak Bola U-40 KNPI Tapa lebih dari sekadar mencari pemenang. Ia telah menjadi simbol persaudaraan dan semangat kebersamaan.

Sorak sorai penonton, sportivitas pemain, serta momen kebersamaan yang tercipta menegaskan bahwa olahraga tetap menjadi perekat masyarakat lintas generasi.(Rls) 

Berita Terkait:  Bersama ORARI, Satpol PP dan Damkar Provinsi Gorontalo Gelar Gowes