Kab. Bone Bolango

Kementerian PPPA Pilih Ayula Selatan Sebagai Pilot Project RBMP

×

Kementerian PPPA Pilih Ayula Selatan Sebagai Pilot Project RBMP

Share this article
Kementerian PPPA Pilih Ayula Selatan Sebagai Pilot Project RBMP
Wamen PPPA, Veronica Tan bersama Bupati Bone Bolango, Merlan Uloli ketika pose bersama anak-anak di Desa Ayula Selatan, Kecamatan Bulango Selatan, Senin (9/12/2024). (Foto: Hms Pemkab Bone Bolango)

Hargo.co.id, GORONTALO – Desa Ayula Selatan, Kecamatan Bulango Selatan, Bone Bolango menjadi salah satu desa yang dipilih oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia untuk penerapan Ruang Bersama Merah Putih (RBMP).

Berita Terkait:  Siap Dukung Program Komunitas Manapun, Merlan: Selama Hasilnya Positif untuk Rakyat

Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia, Veronica Tan

saat melakukan kunjungan kerja di Desa Ayula Selatan, Kecamatan Bulango Selatan, Bone Bolango, Senin (9/12/2024).

Veronica Tan mengatakan, Ruang Bersama Merah Putih (RBMP) ini menjadi salah satu program

dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia.

Berita Terkait:  Tekan Kemiskinan Ekstrem, Merlan: OPD Jangan Hanya Kejar Pemenuhan SPJ

Ia menuturkan, lewat ruang ini nantinya pihak kementerian akan melihat masalah-masalah yang terjadi baik di lingkungan keluarga, perempuan, anak hingga masyarakat.

“Lewat ruang ini nantinya keluarga akan berperan besar, dimana seorang ayah atau ibu itu bisa menjadi role model untuk anak-anaknya,” katanya.

Berita Terkait:  Rehab Kantor Desa Boidu Rampung, Merlan: Manfaatkan untuk Peningkatan Pelayanan Publik

Dirinya juga mengungkapkan, RBMP ini juga akan menjadi ruang edukasi yang interaktif

sehingga keluarga akan diberdayakan dan memberikan energi positif untuk anak.

Menurutnya, banyak sekali kasus-kasus yang terjadi terhadap anak dan perempuan yang penyebabnya bermula dari keluarga.

“Gerakan ini harus menjadi gerakan bersama dan masyarakat bisa berpartisipasi yang dimulai dari keluarga kecil, seperti seorang bapak yang bisa menghargai dan melindungi perempuan,” ungkapnya.
Berita Terkait:  Atasi Degradasi Lahan, Sekda Ishak Ajak Warga Lakukan Pemulihan Lingkungan

Ia juga menyampaikan RBMP ini turut memberdayakan kearifan dan potensi daerah dalam pencegahan stunting. Pihaknya juga ingin lewat RBMP ini kaum perempuan bisa berdaya dalam segi perekonomian.

Sementara itu, Bupati Bone Bolango Merlan S. Uloli berkomitmen untuk mendukung program RBMP dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia. Ia menyadari bahwa permasalahan perempuan dan anak semakin kompleks dan membutuhkan perhatian dari seluruh pemangku kepentingan.

Berita Terkait:  Esok, Pemkab Bone Bolango Gelar Doa dan Zikir Bersama untuk Keselamatan Daerah

“Salah satu komponen mendasar yang harus mendapat perhatian dalam mewujudkan kesejahteraan yaitu anak-anak yang mempunyai hak untuk hidup, tumbuh dan berkembang, berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasaan dan diskriminasi,” ujar Bupati Merlan S. Uloli.

Dirinya membeberkan, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango sudah sejak lama berkomitmen untuk menjadi Kabupaten Ramah Perempuan dan Layak Anak.

Menurutnya, dengan hadirnya program RBMP ini dapat menjadi contoh pembangunan

yang berbasis pemenuhan hak perempuan dan anak secara nyata dan terintegrasi mulai dari

Pemerintah Desa hingga Pemerintah Pusat.(Rls) 

Berita Terkait:  Seluruh Desa Wajib Alokasikan Dana Penanganan Stunting dan Kemiskinan