Kabar Nusantara

Menteri Diktisaintek Ajak Warga Muhammadiyah Bangkit Kelola Ekonomi Umat

×

Menteri Diktisaintek Ajak Warga Muhammadiyah Bangkit Kelola Ekonomi Umat

Share this article
Menteri Diktisaintek Ajak Warga Muhammadiyah Bangkit Kelola Ekonomi Umat
Suasana pelaksanaan kegiatan silaturahmi Mendiktisaintek RI, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., bersama warga persyarikatan Muhammadiyah. (Foto: Julianti Pobela/Mahasiswa magang UNG)

Hargo.co.id, GORONTALO – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., mengajak warga Muhammadiyah untuk bangkit mengelola sektor ekonomi strategis sebagai bagian dari upaya kemandirian umat.

Berita Terkait:  585 Personel Disiagakan Untuk PSU Gorut

Ajakan ini disampaikan Brian Yuliarto ketika memberikan sambutan pada kegiatan silaturahmi bersama warga Persyarikatan Muhammadiyah Gorontalo, Sabtu (3/5/2025) di Masjid Darul Arqam, Kota Gorontalo.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh pimpinan wilayah, pengelola amal usaha, dan warga Muhammadiyah itu, Prof. Brian menekankan pentingnya Muhammadiyah untuk tidak hanya bergerak di bidang sosial-keagamaan, tetapi juga mengembangkan potensi ekonomi umat secara lebih luas dan strategis.

Berita Terkait:  Presiden Jokowi Bersua dengan Prabowo di Istana, Ini yang Dibahas

“Saatnya Muhammadiyah bangkit mengelola ekonomi oleh umat yang besar. Banyak bisnis strategis yang bisa dikelola, bukan hanya tambang, tetapi juga sawit, perikanan, dan sektor lain. Ini kesempatan besar karena regulasi saat ini memberi ruang bagi kita untuk mandiri,” ujarnya.

Ia juga mengajak umat Islam untuk mengubah cara pandang terhadap harta,

Berita Terkait:  Pemandian Puncak Meranti, Objek Wisata Alam di Bone Bolango yang Sejuk dan Asri

dengan menjadikan sedekah sebagai ukuran keberkahan dan kepemilikan yang hakiki.

“Kalau kita umat Islam, yang kita hitung sebagai harta itu adalah sedekah. Jadi, bukan harta yang kita simpan, tetapi yang kita keluarkan itulah yang sebenarnya menjadi milik kita,” tambahnya.

Berita Terkait:  Peduli Korban Banjir Tolinggula, Majelis Rasulullah Salurkan Donasi

Dalam kesempatan itu, Prof. Brian juga menjelaskan kelanjutan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, setelah mendapat pertanyaan dari peserta. Diakuinya, program KIP belum dapat berlanjut lantaran adanya keterbatasan anggaran.

Pun begitu, kata dia, pihaknya terus mendorong agar pemerintah daerah ikut terlibat dalam pembiayaan pendidikan.

Berita Terkait:  Tak Ingin Berlarut Dalam Konflik, Elemen Warga Bitung Tandatangani Deklarasi Damai

“Uang fiskal negara kita memang masih terbatas. Karena itu, kami akan mendorong gubernur dan bupati untuk membuat KIP Daerah, bahkan kalau bisa Industri juga masuk untuk membantu pembiayaan pendidikan,” jelasnya.

Silaturahmi ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan Persyarikatan Muhammadiyah

Berita Terkait:  Pelantikan AMSI Gorontalo Warnai Temu Jurnalis 2026, Ketum Dipastikan Hadir Langsung

dalam mendorong kemandirian umat dan peningkatan peran strategis dalam pembangunan nasional.(Mg-05/Mg-06/Mg-08/Mg-10)