Gorontalo

Noval: Efisiensi Anggaran Perjalanan Dinas OPD Bisa Dialihkan ke Kebutuhan Publik

×

Noval: Efisiensi Anggaran Perjalanan Dinas OPD Bisa Dialihkan ke Kebutuhan Publik

Share this article
Noval: Efisiensi Anggaran Perjalanan Dinas OPD Bisa Dialihkan ke Kebutuhan Publik
Juru bicara Pemprov Gorontalo, Noval Abdussamad.

Hargo.co.id, GORONTALO – Instruksi Presiden terkait efisiensi anggaran disemua lini terus dilakukan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Berita Terkait:  Bahas Persiapan Pilkada 2024, Forkopimda Provinsi Gelar Rapat

Bahkan, saat kunjungan lapangan ke kabupaten Gorut, Ahad (16/03/2025), tak ada lagi rombongan mobil panjang menjalar, hanya beberapa mobil pimpinan OPD Pemerintah Provinsi Gorontalo yang mendampingi Gubernur Gusnar Ismail.

Hal ini tidak luput dari perhatian publik, beberapa khalayak pun merasa heran melihat itu. Biasanya, kepala daerah dalam kunjungan kerjanya selalu ramai oleh iring-iringan rombongan pimpinan OPD.

Berita Terkait:  Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dimulai, Pj Gubernur Optimis Bisa Berjalan Baik

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Gorontalo, Noval Abdussamad saat dimintai penjelasan hal tersebut,

mengatakan bahwa pembatasan dalam rangka efisiensi anggaran sesuai arahan Gubernur Gorontalo.

“Kan Instruksi Presiden soal efisiensi anggaran sudah keluar, Pak Gubernur dalam rapat pimpinan sudah meminta kepada para pimpinan OPD lingkup Provinsi Gorontalo agar membatasi perjalanan dinas, termasuk saat mendampingi Pak Gubernur pada kunjungan kerja, hanya OPD terkait yang harus ada, staf dan lain-lain dibatasi,” katanya.

Berita Terkait:  Kemenhaj Gorontalo Sabet Dua Penghargaan Digitalisasi Pengelolaan Keuangan

Dengan begitu, anggaran daerah tidak banyak terserap oleh banyaknya OPD yang turun lapangan.

“Biaya atau pengeluaran biaya daerah pasti berkurang, jika biasanya satu OPD turun sebanyak 5-10 orang staf baik Esselon III dan IV ditambah kendaraan yang digunakan, nah, dengan adanya pembatasan perjalanan dinas itu, otomatis berkurang beban pengeluaran daerah. Cukup pimpinan OPD dan 1-2 staf yang mendampingi,” jelasnya.

Berita Terkait:  Tak Penuhi Standar, 16 SPPG di Gorontalo Kena Sanksi Tutup Sementara

Terakhir, Noval menekankan efisiensi anggaran bisa dialihkan untuk membantu kebutuhan masyarakat Gorontalo.

“Efisiensi anggaran perjalanan dinas nanti bisa dialihkan ke program atau kegiatan yang lebih menyentuh hajat hidup masyarakat Gorontalo,” pungkasnya.(Rls) 

Berita Terkait:  KUA-PPAS APBD 2027 Resmi Masuk Deprov Gorontalo