Oh Ini Ternyata Yang Bikin Ngiler Jokowi Dari RUU Tax Amnesty

Kabar Nusantara

Hargo.co.id – Pemerintah ikut getol mendorong segera disahkannya Rancangan Undang –Undang (RUU) Tax Amnesty. Menurut Menkeu Bambang Brodjonegoro, aturan terkait pengampunan pajak tersebut tergolong mendesak untuk diberlakukan tahun ini, tepatnya pada bulan Juli nanti.

Pihaknya meyakini, penetapan tax amnesty setidaknya bakal mengumpulkan penerimaan Negara sekitar Rp 165 triliun.

banner 728x485

“Dengan tax amnesty, kita menargetkan penerimaan pajak yang akan masuk di APBN-P 2016 sebesar Rp 165 triliun. Berasal dari uang tebusan 2 persen senilai Rp 20 triliun dengan asumsi ada repatriasi dana dari tax amnesty Rp 1.000 triliun. Kemudian dari deklarasi harta yang diperkirakan Rp 4.000 triliun dan pengenaan tarif 4 persen, sehingga penerimaan pajak yang bisa terkumpul Rp 160 triliun,”papar Bambang.

Mantan Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) itu menekankan, implementasi tax amnesty tahun ini, cukup penting. Jika aturan pengampunan pajak tersebut gagal diberlakukan, maka aka nada pemotongan belanja Kementrian/Lembaga sekitar Rp 250 triliun.

Jumlah tersebut lebih besar disbanding target pemangkasan sebelumnya yang hanya Rp 50,6 triliun. Pemangkasan akan dilakukan pada belanja-belanja negara tidak produktif, seperti belanja operasional seperti perjalanan dinas, konsinyering, rapat kerja, seminar dan belanja-belanja honorarorium kebijakan sisa lelang.

Pemangkasan juga dilakukan pada belanja jasa, yang terkait belanja iklan, promosi dan belanja non operasional.

“Tapi bukan yang prioritas, seperti proyek jalan, jembatan, irigasi tidak boleh diganggu. Tapi kita potong anggaran kegiatan lain yang bisa dikurangi supaya tidak mengurangi outcome. Yang jelas ini tidak akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi,”tegasnya.(ken/JPG/hargo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *