Legislatif

Pekerjaan Jalan Bypass Leboto dapat Rp 21 Miliar, Gustam: Prioritaskan Pembebasan Lahan

×

Pekerjaan Jalan Bypass Leboto dapat Rp 21 Miliar, Gustam: Prioritaskan Pembebasan Lahan

Share this article
Prioritas, pelaksanaan program - jalan bypass
Anggota DPRD Gorontalo Utara, Gustam Ismail. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pelaksanaan pembangunan daerah yang sifatnya mendesak diharapkan dapat dijadikan skala prioritas.

Berita Terkait:  Banggar DPRD Gorut Mulai Bahas APBD-P Bareng OPD

Hal ini sebagaimana ditegaskan anggota Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) Gustam Ismail yang diwawancarai belum lama ini.

“Soal memprioritaskan yang sifatnya mendesak ini, sudah pernah dibicarakan dengan pihak eksekutif, termasuk ketersediaan anggaran untuk pembebasan lahan untuk jalan yang dapat mendukung akses ekonomi daerah,” tegasnya.

Berita Terkait:  Di Paripurna HUT ke-26 Boalemo, Ketua Dekab Ungkap Sektor yang Harus Diperhatikan

Seperti halnya, kata dia, pembangunan jalan Bypass Leboto yang terkendala dengan anggaran pembebasan lahan dan harus tertunda lagi pekerjaannya.

“Terkait dengan persoalan pembebasan lahan ini, harus dicarikan solusinya. Kami juga pada waktu pembahasan anggaran sudah membicarakan hal ini dan meminta agar diprioritaskan,” kata Gustam.

Berita Terkait:  Lukman: Tata Kelola Aparatur Sangat Penting

Tidak hanya eksekutif, Gustam juga mengimbau kepada masyarakat dapat juga membantu pemerintah daerah terkait dengan pelaksanaan pembangunan khususnya terkait dengan ketersediaan lahan.

“Apalagi saat ini kondisi keuangan lagi memprihatinkan, dan juga pemerintah daerah dalam hal pembebasan lahan selalu berdasarkan penilaian aprrasal,” jelasnya.

Berita Terkait:  Terkait Dampak Musim Kemarau, DPRD Gorut Minta Eksekutif Lakukan Pemetaan

Disisi lain, Sekda Gorut, Suleman Lakoro menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya telah mempersiapkan anggaran pembebasan lahan. Hanya saja, kata dia, tidak sesuai peruntukkan.

“Sehingga, kami harus merubah lagi dan memikirkan lagi pos anggaran darimana yang harus diambil,” jelasnya.

Berita Terkait:  Curhat di Reses Ketua Fraksi PKB, Warga: Rp 13 M Proyek Bendung Taluditi Tak Berguna

Suleman menegaskan bahwa pihaknya tidak mau ada persoalan yang terjadi seperti sebelumnya. Karena pengalaman adalah guru yang sangat berharga.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Gorut, Haris Latif menjelaskan bahwa untuk tahun anggaran 2024 ini jalan Bypass, pekerjaannya tetap dilanjutkan. Namun, menurut dia, hanya lanjutan aspal.

Berita Terkait:  RDP dengan Dinas PUPR, Komisi III DPRD Kabgor Dorong Perbaikan Jalan Ilomangga

“Panjang aspal 800 meter dengan anggaran Rp. 21 miliar. Ini merupakan lanjutan pekerjaan segmen II dari tahun 2023 kemarin,” jelasnya.

Untuk sumber anggarannya kata Haris masi dari Inpres. Untuk lanjutan aspal tersebut dari aspal terakhir yang ada di Desa Leboto sampai Box Culvert pertama.(*) 

Berita Terkait:  Zulfikar Usira: Program TMMD dapat Mempercepat Pembangunan Daerah

Penulis: Alosius M. Budiman