Kab. Gorontalo

Pelayanan Puskesmas Batudaa Pantai Dikeluhkan, Warga Soroti Kinerja Kapus

×

Pelayanan Puskesmas Batudaa Pantai Dikeluhkan, Warga Soroti Kinerja Kapus

Share this article
Pasien saat dipindahkan dari mobil ambulance ke mobil pick up untuk dirujuk ke RSAS, akibat ban mobil ambulance bocor ditengah jalan.
Pasien saat dipindahkan dari mobil ambulance ke mobil pick up untuk dirujuk ke RSAS, akibat ban mobil ambulance bocor ditengah jalan.

Hargo.co.id, GORONTALO – Pelayanan Puskesmas Batudaa Pantai dikeluhkan warga. Bukan saja dari segi pelayanan, tetapi juga fasilitas Puskesmas yang tidak memadai menuai sorotan publik.

Berita Terkait:  Kabupaten Gorontalo Jadi Pilot Project Nasional Arsip Digital

Sorotan ini imbas dari adanya kejadian belum lama ini, di mana pasien yang dirujuk ke Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS), tetapi ditengah jalan akibat kondisi mobil ambulance yang sudah tak layak pakai mengalami pecah ban dan terpaksa pasien berpindah menggunakan mobil pick up dengan harapan bisa diselamatkan nyawanya, walaupun pada akhirnya setelah sampai di RSAS tidak bertahan lama dan meninggal dunia.

Keluhan terhadap fasilitas dan pelayanan Puskesmas Batudaa Pantai menurut seorang warga sudah banyak. “Dari tahun kemarin saja kerabat dekat saya dalam kondisi hamil mengalami sesak nafas dan berharap ada pelayanan puskesmas, tetapi kenyataannya tidak demikian,“ ungkap warga.

Berita Terkait:  Bupati Sofyan Jamu Jemaah Haji Kloter 30 dan 32 di Masjid Baiturahman Limboto

“Pada saat berobat butuh oksigen dan obat-obatan, ternyata di Pusksmas tak menyediakan itu. Padahal pasien sudah sangat butuh oksigen karena sesak nafas, ada selangnya tetapi oksigennya tidak ada,” tambah warga tadi.

Bahkan yang lebih fatal lagi, kejadian pekan kemarin. Ada seorang pasien saat dirujuk ke rumah sakit karena kondisi ban mobil ambulance sudah sangat tak layak, tetap tetap dipaksakan untuk beroperasi akhirnya pecah ban ditengah jalan. “Bannya sudah parah sekali sudah botak dan tidak ada ban cadangannya,” tutur warga.

Berita Terkait:  Dit Reskrimsus Polda Datangi BKAD Kabgor, Terkait Penyelidikan Proyek PEN?

Keluhan lainnya tentang adanya permintaan Kepala Puskesmas uang bensin kepada pasien jika ingin dirujuk. “Pada saat merujuk keluarga pasien sering di suruh isi minyak oto ambulance, katanya tidak ada minyak oto,” beber sumber tadi.
Berita Terkait:  Raih Predikat Paripurna, Bupati Gorontalo Apresiasi Puskesmas Bongomeme

Secara terpisah Kepala Puskesmas Batudaa Pantai, Syukri Bagu saat dikonfirmasi membantah jika meminta uang untuk pengisian bensin bagi pasien dirujuk. Sementara, terkait mobil ambulance yang tak layak pakai, diakui Syukri memang sudah tak maksimal untuk digunakan perjalanan jauh.

Berita Terkait:  BLISPI Youth Cup: Ini Pesan Pj Sekda Kabgor ke Delegasi Gorontalo

“Tidak benar jika kami meminta uang pada pasien, tetapi untuk mobil memang sudah sejak lama saya meminta untuk diganti. Hanya memang terkendala efisiensi anggaran, sehingga saya memohonkan maaf atas kejadian tersebut,” pungkasnya.(Deice)