Gorontalo

Pungli Samsat Jadi Perhatian Gubernur Gusnar, Bapenda Langsung Turun Tangan

×

Pungli Samsat Jadi Perhatian Gubernur Gusnar, Bapenda Langsung Turun Tangan

Share this article
Pungli Samsat Jadi Perhatian Gubernur Gusnar, Bapenda Langsung Turun Tangan
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail saat melayani langsung masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor yang dihadirkan pada pelaksanaan pasar murah beberapa waktu yang lalu.

Hargo.co.id, GORONTALO – Dugaan pungutan liar (pungli) dalam pelayanan Samsat Kabupaten Gorontalo mendapat perhatian Pemerintah Provinsi Gorontalo. Gubernur Gorontalo memanggil Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, Rabu (7/10/2026).

Berita Terkait:  Pastikan Keamanan EHA Selama Kepulangan Jemaah, Satpol PP Lakukan Penjagaan 1×24 Jam

Tim Komunikasi Pemerintah Provinsi Gorontalo, Noval Abdussamad, membenarkan adanya pemanggilan tersebut. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci materi pembahasan antara gubernur dan Kepala Bapenda.

“Iya benar. Dipanggil,” ujar Noval singkat saat dikonfirmasi media ini melalui telepon seluler.

Berita Terkait:  Tak Sekedar Seremoni, Gusnar Tunjukkan Komitmennya Bangkitkan Ekonomi Daerah

Noval mengatakan, sejak dilantik tahun lalu, Gubernur Gorontalo telah menegaskan komitmen terhadap profesionalisme, akuntabilitas dan transparansi dalam pelayanan publik.

Terkait dugaan pungli di Samsat Kabupaten Gorontalo, gubernur meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mengambil langkah untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai ketentuan.

Berita Terkait:  Lantik Reflin Buata Jadi Kadis Dukcapil dan PMD, Ini Pesan Penjagub Rudy

“Pak Gubernur sudah menegaskan, tegakkan komitmen pemerintah, jangan ada lagi dugaan pungli di Samsat. OPD terkait untuk menyiapkan langkah strategis agar praktik pungli tidak terjadi,” ungkapnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Bapenda Provinsi Gorontalo langsung mendatangi UPTD Samsat untuk melakukan klarifikasi dan evaluasi terhadap proses pelayanan yang berlangsung.

Berita Terkait:  Gorontalo Darurat Pinjaman Dana Ilegal, Gubernur Gusnar Imbau Warga Jaga Data Pribadi

Kepala Bidang Pengendalian Evaluasi Bapenda Provinsi Gorontalo, Suryanto Gobel, mengatakan pelayanan Samsat melibatkan sejumlah unsur dengan kewenangan masing-masing.

Menurutnya, pelayanan masyarakat di Samsat tidak hanya dilakukan Bapenda, tetapi merupakan kolaborasi antara Bapenda, Kepolisian dan Jasa Raharja.

Berita Terkait:  TGR Sertifikasi: Guru-guru Komplain, Inspektorat Sebut Tetap Harus Ganti Rugi

“Setiap laporan yang masuk langsung dikoordinasikan sesuai dengan kewenangan masing-masing unsur,” jelas Suryanto.

Di sisi lain, Bapenda terus mendorong masyarakat memanfaatkan kanal pembayaran resmi dan transaksi non-tunai. Sejumlah layanan yang disiapkan antara lain SIGNAL, e-Samsat, QRIS dan EDC.

Berita Terkait:  LPSK: Permohonan Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Gorontalo Masih Sedikit

Selain pembayaran non-tunai, akses pelayanan juga diperluas melalui Samsat Mobile, Samsat Malam dan Gerai Samsat Menara. Langkah tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat sekaligus memperkecil ruang terjadinya transaksi di luar mekanisme resmi.

Evaluasi terhadap pelayanan di UPTD Samsat Kabupaten Gorontalo masih dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan dan arahan gubernur. Bapenda juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan kanal pembayaran resmi dalam setiap proses pelayanan Samsat. (Rls) 

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Genjot Hilirisasi Ayam, Dorong Ekonomi Lokal dan Tekan Kemiskinan