Gorontalo

Tak Lagi Seleksi Terbuka, Penjagub Berharap Pengisian Jabatan Bebas Intervensi Politik

×

Tak Lagi Seleksi Terbuka, Penjagub Berharap Pengisian Jabatan Bebas Intervensi Politik

Sebarkan artikel ini
Tak Lagi Seleksi Terbuka, Penjagub Berharap Pengisian Jabatan Bebas Intervensi Politik
Ismail Pakaya saat memberikan sambutan pada apel perdana pasca lebaran Idulfitri di halaman Museum Purbakala, Selasa (16/4/2024). (Foto: Diskominfotik)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemprov Gorontalo telah mendapat persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk menggunakan manajemen talenta (MT) sebagai indikator kelayakan pengisian jabatan.

Berita Terkait:  Wagub Idah Pastikan Media Center PENAS XVII Siap Layani Jurnalis Nasional

Hal tersebut tertuang dalam Surat KASN Nomor B1355/SN.01.02/04/2024 tertangga 7 april 2024 tentang Persetujuan Kebijakan dan Sistem Informasi Manajemen Talenta ASN di Lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Penjabat Gubernur Ismail Pakaya mengatakan, dengan terbitnya ijin tersebut

maka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) di lingkungan pemerintah Provinsi Gorontalo tidak lagi menggunakan seleksi terbuka.

Berita Terkait:  Menguatkan Fondasi, Mempercepat Lompatan: Catatan Setahun Kinerja GAS

“Jadi kalau biasanya memilih eselon 1 dan 2 harus membentuk panitia, maka melalui surat ini Provinsi Gorontalo tidak lagi menggunakan panitia seleksi, tapi akan menggunakan indikator yang sudah disetujui oleh KASN,” kata Ismail Pakaya, Selasa (16/4/2024).

Menurutnya, persetujuan tersebut berkat kerja keras seluruh pihak. Tugas selanjutnya adalah harus ada komitmen untuk mempertahankan sistem merit maupun manajemen talenta yang telah ada.

Berita Terkait:  Perkuat Ekonomi Rakyat, Wagub Idah Dorong Koperasi Bertransformasi Digital

Dengan adanya ijin tersebut, lanjut Ismail, maka komitmen bersama menjadi sangat penting untuk terciptanya pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Kita harus patut mengucapkan alhamdulillah, karena di Indonesia belum banyak yang diberi rekomendasi pengisian pimpinan tinggi menggunakan majamenen talenta,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Desa Poowo Barat di Kabupaten Bone Bolango Terpilih sebagai Desa Binaan PKK

“Di wilayah Sulawesi, ditingkatan pemerintahan Provinsi, baru kita Provinsi Gorontalo, kalau tingkatan kabupaten kota itu baru Kota Manado,” tambahnya.

Ismail juga meminta untuk surat edaran yang telah dikeluarkan oleh Pemprov Gorontalo terkait pengisian

data ASN di sistem manajemen talenta untuk segera dilakukan.

Berita Terkait:  Wagub Idah Peringatkan SPPG Wajib Profesional dan Bertanggung Jawab

“Harapannya, manajemen talenta yang sudah dibangun dan sudah dibuat ini agar lebih obyektif,

terencana, terbuka, tepat waktu, akuntabel dan bebas dari intervensi politik juga KKN,” tandasnya.(Rilis)