Hargo.co.id, GORONTALO – Persiapan menyambut ribuan peserta Pekan Nasional (PENAS) Tani dan Nelayan XVII terus dimatangkan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Salah satu fokus utama yang mendapat perhatian adalah kesiapan homestay yang akan menjadi tempat menginap peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
Untuk memastikan seluruh kebutuhan peserta terpenuhi, Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, turun langsung meninjau sejumlah rumah warga yang diproyeksikan menjadi homestay di Desa Bunggalo, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, Rabu (3/6/2026).
Didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo, Mulyadi Mario, Wagub Idah mengecek kondisi bangunan, kapasitas kamar, hingga fasilitas pendukung yang tersedia bagi para tamu.
Menurut Wagub Idah Syahidah, rumah-rumah yang dipilih harus mampu memberikan rasa nyaman dan aman bagi peserta selama berada di Gorontalo. Dari hasil peninjauan, ia menilai sejumlah rumah warga telah memenuhi standar yang dibutuhkan untuk menampung peserta PENAS.
“Yang paling penting adalah kenyamanan peserta. Ada rumah yang memiliki ruang cukup luas dengan beberapa kamar besar sehingga sangat memungkinkan menampung satu kelompok peserta dalam satu lokasi,” ujar Wagub Idah Syahidah.
Selain kesiapan fisik bangunan, ia mengingatkan pemilik homestay agar memperhatikan kebersihan lingkungan
dan menata barang-barang berharga atau perabot yang berpotensi mengalami kerusakan selama rumah ditempati tamu.
Wagub Idah menegaskan, kesuksesan PENAS tidak hanya ditentukan oleh kesiapan lokasi kegiatan,
tetapi juga oleh kualitas pelayanan masyarakat sebagai tuan rumah.
Oleh sebab itu, warga yang menyediakan homestay diharapkan dapat memberikan sambutan terbaik kepada para peserta.
“Keramahtamahan masyarakat Gorontalo akan menjadi kesan pertama yang dibawa peserta ketika kembali ke daerah masing-masing. Ini kesempatan bagi kita menunjukkan pelayanan yang baik dan budaya yang santun,” katanya.
Ia juga meminta pemilik homestay membekali diri dengan informasi dasar yang dapat membantu peserta,
mulai dari lokasi fasilitas kesehatan, tempat ibadah, pusat layanan publik hingga destinasi wisata yang ada di sekitar lokasi.
Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo saat ini terus melakukan pendataan dan verifikasi rumah warga yang akan digunakan sebagai homestay.
Ribuan unit tempat tinggal telah disiapkan untuk mengakomodasi lonjakan peserta yang diperkirakan mencapai puluhan ribu orang selama pelaksanaan PENAS XVII.
Usai melakukan pengecekan homestay, Idah melanjutkan peninjauan ke kawasan Gelar Teknologi Pertanian di Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto. Lokasi tersebut akan menjadi salah satu pusat aktivitas peserta selama ajang nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Juni 2026.
Melalui serangkaian peninjauan tersebut, Pemprov Gorontalo memastikan seluruh aspek pendukung kegiatan,
mulai dari akomodasi hingga sarana utama pelaksanaan, siap memberikan pelayanan terbaik
bagi peserta PENAS Tani dan Nelayan XVII dari seluruh Indonesia.(Adv)












