Metropolis

Lakalantas di Kota Gorontalo Alami Lonjakan, Paling Banyak di Bulan Mei

×

Lakalantas di Kota Gorontalo Alami Lonjakan, Paling Banyak di Bulan Mei

Share this article
Lakalantas di Kota Gorontalo Alami Lonjakan, Paling Banyak di Bulan Mei
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Gorontalo Kota, AKP Supomo S.H, saat diwawancarai oleh awak media, Sabtu (17/6/2023). (Foto: Nazlia Busra untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Kota Gorontalo mengalami lonjakan, terutama di bulan Mei 2023 kemarin. Tak hanya menyebabkan kerugian materi, sebagian bahkan mengakibatkan korban jiwa.

Berita Terkait:  Meresahkan Warga, ODGJ di Mongolato Dievakuasi Polisi

Kasat Lantas Polresta Gorontalo Kota, AKP Supomo mengatakan, selama Januari hingga Juni3 2023 tercatat sudah ada 64 kasus.

“Bulan Januari ada 9 kasus yang mengakibatkan 2 orang meninggal dunia dan 16 orang mengalami luka ringan. Kerugian materil mencapai Rp 35. 700.000,” kata AKP Supomo.

Pada februari 2023, ada 11 kasus yang mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan 10 orang luka ringan. Kerugian materil mencapai Rp 15.500.000.

Berita Terkait:  Ratusan Warga Padati Perayaan Cap Go Meh di Kota Gorontalo

Sementara pada bulan Maret 2023, terjadi 11 kasus yang menyebabkan tiga orang yang mengalami luka ringan dan kerugian materil Rp. 15.000.000.

“Teruntuk bulan April kemarin, terjadi penurunan angka kecelakaan. Yaitu 10 kasus yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan lima mengalami luka ringan. Kerugian materil mencapai Rp. 24.000.000,” katanya menambahkan

Berita Terkait:  Polisi Bekuk Bandar Judi Togel Online di Kelurahan Libuo

AKP Supomo mengungkapkan, jumlah kecelakaan lalu lintas yang paling tinggi yakni di bulan Mei 2023. Sebagian besar kecelakaan terjadi akibat para pengguna jalan yang tidak berhati-hati ketika mengemudi.

“Bulan mei tercatat ada 19 kasus kecelakaan lalu lintas. Korbannya ada lima orang meninggal dan 18 orang luka ringan serta kerugian materil capai Rp. 38.500.000,” ungkap AKP Supomo.

Berita Terkait:  Aliansi Mahasiswa Papua Gelar Aksi Damai Peringati Hari HAM Internasional

Sementara, untuk bulan Juni sudah terjadi empat kasus lakalantas yang menyebabkan lima orang megalami luka ringan. Sedangkan kerugian materil mencapai Rp. 3.000.000.

“Kecelakaan lalu lintas ini paling banyak terjadi pada roda dua,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, titik rawan terjadinya kecelakaan  yaitu jalan John Aryo Katili, Raja Eyato, Mayor Dullah dan Pangeran Hidayat (JDS).

Berita Terkait:  Longsor di Tambang Balayo, 2 Warga Boalemo Nyaris Meregang Nyawa

AKP Supomo berharap, para pengguna jalan agar lebih tertib dalam berlalu lintas dan melengkapi kendaraan.

“Semoga angka di bulan Juni ini sudah tidak bertambah. Kami mengimbau para pengendara roda dua maupun roda empat tetap berhati-hati, patuhi lalu lintas dan lengkapi kendaraan,” pungkasnya.(*) 

Berita Terkait:  Kasus TPPO Kian Marak di Kota Gorontalo, Polisi Kembali Amankan Dua Mucikari

Penulis: Nazlia Busra/Mahasiswa Magang UNG