Hargo.co.id, JAKARTA – Media sosial dihebohkan dengan kabar yang beredar mengenai oknum Paspampers yang menganiaya seorang pemuda hingga tewas, kini kasusnya telah ditangani oleh Polisi Militer Kodam Jaya/Jayakarta (Pomdam Jaya).
Diduga korban merupakan pemuda yang berasal dari Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Bireuen, Aceh. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (12/8).
Dalam unggahan di media sosial yang beredar, disebutkan korban terlebih dahulu diculik, dan kemudian dianiaya oleh oknum Paspampers bersama dua temannya.
Disebutkan juga surat keterangan penyerahan mayat diterbitkan oleh Polisi Militer Kodam Jaya/Jayakarta pada Kamis (24/8/2023). Oknum pelaku disebut Praka RM dan berdinas di kesatuan Batalion Pengawal Protokoler Kenegaraan (Yonwalprotneg) Paspampres.
Menanggapi hal ini, Danpaspampres Mayjen Rafael Granada Baay mengungkapkan, peristiwa tersebut telah ditangani dan diselidiki oleh Pomdam Jaya.
“Terkait kejadian penganiayaan di atas, saat ini pihak berwenang yaitu Pomdam Jaya sedang melaksanakan penyelidikan terhadap dugaan adanya keterlibatan anggota Paspampres dalam tindak pidana penganiayaan,” Ucap Rafael, Senin (28/8), dikutip dari DETIKjatim.com.
Ia mengatakan oknum telah ditahan untuk dimintai keterangan oleh pihak penyidik.
“Terduga saat ini sudah ditahan di Pomdam Jaya untuk diambil keterangan dan kepentingan penyelidikan,” lanjutnya.
Ia menegaskan akan memberikan sanksi hukum sesuai dengan aturan yang berlaku, jika Praka RM terbukti bersalah.
“Apabila benar-benar terbukti adanya anggota Paspampres melakukan tindakan pidana
seperti yang disangkakan di atas pasti akan diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” Ungkap Rafael.
Terakhir ia memohonkan doa agar masalah tersebut bisa segera terselesaikan.
“Kami mohon doanya semoga permasalahan ini dapat segera diselesaikan,” tutupnya. (Mg-19)












