Kabar Nusantara

Anggota Komisi III DPR RI Yakin Polri Mampu Jaga Netralitas Saat Pemilu

×

Anggota Komisi III DPR RI Yakin Polri Mampu Jaga Netralitas Saat Pemilu

Sebarkan artikel ini
Netralitas Polri
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB Mohammad Rano Alfath. (Foto: Dok. Polri)

Hargo.co.id, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB Mohammad Rano Alfath mengaku yakin Polri mampu menjaga Netralitas jelang Pemilu 2024.

Berita Terkait:  Pemeriksaan Airlangga di Kejagung Ricuh, Wartawan Diancam akan Ditembak

Menurutnya, Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo mampu menjaga netralitas seluruh aparat kepolisian dalam menghadapi Pemilu 2024 nanti.

Polri juga memiliki prinsip yang teguh dan akan tunduk kepada undang-undang, khususnya UU nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia.

Berita Terkait:  Jadi Desa Mandiri, Tanggilingo Dinobatkan Percontohan Program Desa Anti Korupsi

“Saya meyakini sepenuhnya bahwa Pak Kapolri bisa bertanggung jawab dan profesional menjaga netralitas jajaran yang dipimpinnya,” katanya, Senin (27/11/23).

Hal tersebut, lanjut Mohammad Rano Alfath, dapat dilihat dari surat telegram yang sudah diterbitkan oleh Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Berita Terkait:  Karang Taruna Meyambanga Timur Berbagi Takjil untuk Pengendara

“Surat telegram itu juga memastikan bahwa pemilu nanti berlangsung adil dan bebas dari pengaruh yang tidak seharusnya,” kata Mohammad Rano Alfath.

Ia mengatakan, netralitas Polri merupakan hal yang krusial untuk memastikan keadilan dan kepercayaan publik dalam proses pemilu.

Berita Terkait:  Ayah Kandung di Kediri Membunuh Anak Perempuannya: Motif Sakit Hati

Menurutnya netralitas tersebut dapat mempertahankan kepercayaan publik.

“Simpelnya, netralitas Polri adalah fondasi dari integritas pemilu, yang membantu mempertahankan kepercayaan publik dalam proses demokrasi,” ujarnya.

Berita Terkait:  Polri Jamin Piala Dunia U17 Berjalan Aman

Kepercayaan masyarakat akan integritas dan netralitas Polri akan memperkuat kepercayaan kepada lembaga-lembaga demokratis dan hasil pemilihan.

Mohammad Rano Alfath memandang, Operasi Mantap Brata (OMB) yang diluncurkan Polri untuk pengamanan pemilu sudah cukup matang.

Berita Terkait:  Respon Masyarakat Terhadap Lintasan Baru Ujian Praktik Pembuatan SIM C: Lebih Mudah

Selain itu, baginya jumlah personel yang dilibatkan dalam Operasi Mantap Brata sudah sesuai,

Dimana, ada sebanyak 261.695 personel dengan rincian 2.130 personel untuk Satgas Opspus dan 259.565 personel untuk Satgas Opsda.

Berita Terkait:  Optimalkan Restorative Justice, Kapolres Simalungun Kembali Selesaikan 61 Kasus

“Hal ini menjadi bukti bahwa Kapolri sangat memahami pentingnya strategi dalam menghadapi situasi yang kompleks selama periode pemilihan,” katanya.

Ia berharap, semangat netralitas dan profesionalisme Polri selama proses Pemilu ini

tetap terjaga dalam berbagai aspek tugas dan tanggung jawab yang ada.

Berita Terkait:  Divisi Humas Polri Raih Presisi Award

“Dan yang terpenting, saya minta seluruh jajaran kepolisian implementasikan dengan baik arahan yang sudah diberikan Kapolri ini,” tandasnya. (*)

Rilis: Humas Mabes Polri 

Berita Terkait:  Kurban Unik Masjid Al Amanah Limbato: Tak Sekedar Berbagi, Tapi Memuliakan