Legislatif

DPRD Kabgor Godok Ranperda Pembelajaran Berbasis budaya, Sejarah dan SDA

×

DPRD Kabgor Godok Ranperda Pembelajaran Berbasis budaya, Sejarah dan SDA

Share this article
Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Hendra Abdul, Ranperda Pembelajaran Berbasis Budaya
Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Hendra Abdul

Hargo.co.id, GORONTALO – Dua buah rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang kini tengah digodok Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo, satu diantaranya akan menjadi Perda yang pertama lahir di Indonesia. Yaitu, Perda tentang pembelajaran berbasis budaya, sejarah dan sumber daya alam.

Berita Terkait:  Bahas Agenda Induk, Hari Ini Banmus DPRD Gorut Gelar Rapat

“Satu hal menarik, khusus Ranperda tentang pembelajaran berbasis budaya, sejarah dan sumber daya alam di satuan pendidikan dasar, itu Perda pertama di Indonesia. Belum ada yang mengusulkan. Karena yang ada sekarang baru Perda tentang kurikulum muatan lokal,” ungkap Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Hendra R Abdul.

Apalagi lanjut disampaikan Hendra, Perda tentang pembelajaran berbasis budaya, sejarah dan sumber daya alam di satuan pendidikan dasar tidak berbicara soal kurikulum.

Berita Terkait:  Aleg Kabgor Pertanyakan Ketidak Hadiran Nelson pada Paripurna LKPJ 2023

“Jadi, kita tidak bicara soal kurikulum. Tapi, perda bagaimana pembelajaran itu berbasis budaya, sejarah dan sumber daya alam,” jelasnya.

“Intinya bisa ditindaklanjuti pembuatan misalnya standar isi. Kemudian konsep atau dokumen tentang pembelajaran berbasis budaya, seperti kurikulumlah begitu. Yang pasti ditindaklanjuti lewat perbup,” imbuh Hendra.

Berita Terkait:  Pemkab Gorut Diminta Adakan Bis Gratis For Siswa di Monano-Anggrek

Dengan adanya Perda tersebut, kata Hendra, akan ada beberapa kelemahan di daerah yang bisa ditemui, termasuk cara mengevaluasi efektif tidaknya pembelajaran dapat dilakukan.

“Kita masukkan itu sebagai materi dalam Ranperda, terutama di bab soal riset tentang pembelajaran. Jadi, kita berkewajiban untuk melakukan riset penelitian terhadap output pembelajaran itu,” pungkasnya.(*) 

Berita Terkait:  DPRD Kabgor Kawal Ketat Penyusunan RKPD, Program Harus Berdampak Langsung ke Warga

Penulis: Deice