Hargo.co.id, GORONTALO – Aktivis Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Indra Rohandi meminta Penjabat Bupati (Penjabup) Sila Botutihe mencopot Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans), Felmy Amu dari jabatannya.
Permintaan itu disampaikan Indra karena Kadis Nakertrans terindikasi tak peduli dengan 11 Kepala Keluarga (KK) yang berada di Satuan Pemukiman (SP) Motihelumo. Dimana, kata dia, sejak 11 KK mendiami SP Motihelumo, tak ada lahan usaha yang dijanjikan Dinas Nakertrans kepada mereka.
“Kalau boleh, copot saja kadis hingga bidang di Nakertrans,” tegas Indra.
Indra menuturkan, tak tersedianya lahan usaha di SP Motihelumo tersebut, sangat berdampak pada kehidupan warga. Ya, ucap Indra, lantaran hal itu, perekonomian warga merosot karena tak berpenghasilan.
Akibatnya, lanjut Indra, banyak anak warga dilokasi itu, putus sekolah dikarenakan biaya.
“Persoalan ini sebenarnya telah dilaporkan mulai ke kepala seksi hingga Bupati Gorut yang sebelumnya pernah meninjau langsung, namun belum ada penyelesaian,” tuturnya.
Indra Rohandi sangat menyayangkan sikap pemerintah daerah terutama untuk instansi teknis terkait yakni Dinas Nakertrans yang tak peduli dengan masyarakat.
“Lamanya penderitaan warga tersebut, merupakan cerminan dari ketidak pedulian pemerintah terutama dinas terkait akan persoalan rakyat jelata yang dipindahkan namun tidak dijamin hak hidupnya,” pungkasnya.(*)
Penulis: Alosius M. BudimanĀ










