Kab. Gorontalo Utara

Setwan Kabupaten Gorut Kekurangan SDM

×

Setwan Kabupaten Gorut Kekurangan SDM

Share this article
Setwan Kabupaten Gorut Kekurangan SDM, kebutuhan ASN - Gedung DPRD - Sekwan
Sekwan DPRD Gorut, Fahrudin Lasulika.

Hargo.co.id, GORONTALO – Diakui oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Gorontalo Utara (Gorut), Fahrudin Lasulika, bahwa terkait dengan kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan satuan kerjanya, masih jauh dari kata maksimal. Dengan kata lain, jika berbicara soal personil, masih jauh dari kata cukup.

Berita Terkait:  Pengolahan Emas dengan Bahan Sianida Mulai Marak di Gorut

“Jujur, untuk kebutuhan aparatur di lingkungan sekretariat dewan, itu masih jauh dari maksimal. Jumlahnya belum memadai,” ungkap Fahrudin ketika ditanyai persoalan anggaran yang dikaitkan dengan kebutuhan tenaga honor yang selama ini bekerja di satuan kerjanya tersebut.

Memang selama ini kata Rudi, kinerja satuan kerja yang dinakhodainya banyak terbantu dengan keberadaan para tenaga honor.

Berita Terkait:  Pemerintah Daerah dan BNNK Gorut Bentuk Tim Terpadu Berantas Narkoba

“Hanya saja untuk tahun anggaran ini, karena persoalan anggaran yang sudah menjadi rahasia umum,

para tenaga honor tersebut sudah tidak masuk kerja lagi,” jelas lelaki yang akrab disapa Rudi itu.

Berita Terkait:  Kasus Kekerasan Anak di Gorut Cukup Tinggi, Hingga Juli 2024 Sudah 15 Kasus

Balik lagi persoalan kebutuhan tenaga aparatur. Menurutnya, jumlah aparatur di Setwan masih jauh dari kata cukup. Atau dengan jumlah ASN yang ada saat ini, itu jauh dari kata maksimal.

“Jelas ini sangat mempengaruhi kinerja para ASN tersebut, terlebih juga dalam pekerjaan sehari hari yang tentunya harus lebih ekstra lagi, dan ini sangat dirasakan oleh para ASN disetiap bagian yang ada,” tegasnya.

Berita Terkait:  Turnamen Sumalata Football Cup 2023, Thariq: Bisa Lahirkan Atlet Berbakat

Memang kalau mau ditanya butuh tenaga lagi, itu sangatlah jelas kata Rudi. Namun, Rudi bilang, mau bagaimana lagi. Dari sisi anggaran hal itu tidak memungkinkan untuk dilakukan.

“Dengan keterbatasan anggaran yang ada, jelas para honor atau PTT tersebut, tidak mungkin lagi diakomodir, mau dibayar dengan apa,” ujarnya.

Berita Terkait:  Dukung Karya Bakti Kodim 1314, Thariq Modanggu: Manfaatkan dengan Baik

Yang ada saat ini kata Rudi yang tersisa hanya tenaga yang memang diatur dalam regulasi dan sesuai dengan protokol yang dibutuhkan.

“Mereka para sespri pimpinan dan juga sopir yang masih tersisah saat ini, karena memang itu diatur tersendiri sesuai dengan regulasi,” tandasnya.(*) 

Berita Terkait:  Pj Bupati Gorut, Gerindra Sodorkan Nama Suleman Lakoro

Penulis: Alosius M. Budiman