Hargo.co.id, GORONTALO – Manajemen Rumah Sakit (RS) MM Dunda diminta tegas dalam hal apapun, termasuk tidak memberikan izin pada karyawan atau pemilik kantin untuk melakukan aktivitas memasak didalam areal rumah sakit, sehingga bencana kebakaran tidak akan terjadi lagi.
Ini ditegaskan oleh Ketua Komisi lll DPRD Kabupaten Gorontalo, Sladauri Kinga selaku komisi yang membawahi rumpun kesehatan.
Menurut Sladauri, kejadian kebakaran bukan baru yang pertama kali terjadi tetapi sudah yang kesekian kalinya,
sehingga pihak RS MM Dunda menjadikannya sebagai pengalaman untuk mencegah agar tidak terjadi kejadian serupa.
“Rumah Sakit MM Dunda sudah mendapatkan akreditasi paripurna dan setahu saya tidak diperbolehkan lagi kantin untuk melakukan aktivitas memasak di dalam areal rumah sakit. Kalaupun menjual harus menjual makanan siap saji, tetapi kenyataannya diduga kebakaran akibat kompor yang lupa dimatikan. Itu artinya masih ada karyawan yang tidak patuh atas instruksi pihak manajemen rumah sakit,” jelas Sladauri.
Dikatakannya, harusnya pihak manajemen belajar dari pengalaman yang sebelum-sebelumnya dan tentunya sudah harus mengurai hal-hal yang bisa memicu adanya kebakaran.
“Karena ini bukan yang pertama kali terjadi tetapi sudah berulang dan lokasi kebakaran pun masih seputar areal yang sama,” jelas aleg dua periode ini.
Ia berharap, manajemen rumah sakit segera berbenah atas musibah ini dan diharapkan untuk lebih berhati-hati dan selalu melakukan evaluasi.
Bahkan, menurutnya, jika perlu periksa semua lokasi jangan sampai masih ada
yang tidak mengikuti arahan dari manajemen rumah sakit hingga menimbulkan kerugian seperti saat ini.(*)
Penulis: Deice












