HeadlineMetropolis

Jembatan Penghubung antar Desa di Pulubala Ambruk Diterjang Banjir

×

Jembatan Penghubung antar Desa di Pulubala Ambruk Diterjang Banjir

Share this article
Jembatan Penghubung antar Desa di Pulubala Ambruk Diterjang Banjir
Kondisi jembatan yang ambruk di Kecamatan Pulubala.

Hargo.co.id, GORONTALOJembatan yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, mengalami kerusakan parah setelah diterjang banjir pada Senin (14/4/2025).

Berita Terkait:  Empat Warga Sri Lanka Dideportasi Pekan Depan

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari sekitar pukul 12.00 WITA, yang menyebabkan debit air sungai meningkat drastis. Puncaknya, sekitar pukul 15.30 WITA, air meluap dan menghantam jembatan hingga putus.

Kepala Desa Pulubala, Basrin Djafar, menjelaskan, jembatan tersebut memiliki peranan vital bagi masyarakat. Dimana, jembatan tersebut menjadi akses yang menghubungkan beberapa desa, bahkan kecamatan lain. Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat, anak-anak sekolah, serta aktivitas perekonomian Pulubala.

Berita Terkait:  Masyarakat Keluhkan Dugaan Pungli dan Calo Nomor Antri di SPBU Ulapato

Jembatan itu akses penting penghubung sejumlah desa. Bahkan itu menjadi sarana penghubung aktifitas ke perekonomian,” kata Basrin Djafar.

Basrin mengutarakan, putusnya jembatan berdampak besar terhadap kehidupan warga. Dari sisi ekonomi, aktivitas perdagangan menjadi terganggu. Di bidang pendidikan, banyak anak-anak harus menempuh rute yang lebih jauh untuk mencapai sekolah mereka di jalan Trans Sulawesi.

Berita Terkait:  Dibangun 6 Tahun Silam, Pasar dan RM Terapung di Katialada Kian Terbengkalai

“Kami sangat prihatin dengan kondisi ini,” tambah Basrin.

Pemerintah Desa Pulubala sendiri sejak tahun 2021 hingga 2024 telah beberapa kali melakukan perbaikan darurat pada jembatan tersebut. Namun, setelah banjir besar kali ini, perbaikan darurat pun tidak lagi memungkinkan.

Berita Terkait:  Ini Pemicu Seorang Suami di Pohuwato Tega Tikam Istrinya Hingga Tewas

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait pembangunan kembali jembatan tersebut. Basrin berharap pemerintah kabupaten maupun provinsi segera mengambil tindakan agar aktivitas warga bisa kembali normal.

“Harapan kami, semoga pemerintah kabupaten maupun provinsi bisa segera membangun kembali jembatan Pulubala ini dengan memperhatikan regulasi dan spesifikasi teknis yang ada, supaya jembatan ini bisa bertahan lebih lama dan benar-benar bermanfaat untuk masyarakat. Kami terus berdoa semoga bantuan segera datang,” tutupnya. (MG-05/MG-06/MG-08/MG-10)

Berita Terkait:  Kasus Pencurian HP di Banggai: Pelaku Tetangga Sendiri, Terungkap Berkat Wallpaper