GorontaloHeadlineKabar Nusantara

Empat Warga Sri Lanka Dideportasi Pekan Depan

×

Empat Warga Sri Lanka Dideportasi Pekan Depan

Share this article
Empat Warga Sri Lanka Dideportasi Pekan Depan
Konferensi Pers terkait keberadaan 4 WNA Sri Lanka di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo, Kamis (14/03/2024).(Foto: Fahrul Hulalata untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kantor Imigrasi (Kanim) Gorontalo menggelar Konferensi Pers terkait keberadaan 4 WNA Sri Lanka di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo, Kamis (14/03/2024).

Berita Terkait:  Perekaman KTP El Pemilih Pemula di Gorontalo Sudah Diatas 90 Persen

Friece Sumolang, Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kemenkumham Gorontalo dalam keterangannya mengatakan, keempat WNA tersebut telah melanggar UU keimigrasian.

“Keempat orang tersebut telah melanggar peraturan perundang-undangan di bidang keimigrasian,” kata Friece Sumolang dalam konferensi pers tersebut.

Berita Terkait:  Tutup Tahun 2025, Pemprov Gorontalo Gelar Zikir dan Doa Bersama

“Mereka melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan peruntukan izin tinggal dan melakukan pelanggaran keimigrasian, atau tidak menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku,”tambahnya.

Imbas dari hal itu, kata Friece, pihak divisi keimigrasian Gorontalo lantas melakukan detensi dan pencabutan izin tinggal terhadap keempat Warga Negara Sri Lanka tersebut.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Resmi Buka Turnamen Gateball Antar OPD: Kolaborasi dan Sportivitas Warnai HUT ke-80 RI

“Kami sudah melaksanakan detensi kepada keempat orang WNA ini, kemudian dilaksanakan pencabutan izin tinggal,” ungkapnya.

“Itu ada prosesnya, ketika dilakukan pendetensian, kemudian ada pemeriksaan-pemeriksaan, kemudian pencabutan izin tinggal,” ujarnya.

Berita Terkait:  Pungli Samsat Jadi Perhatian Gubernur Gusnar, Bapenda Langsung Turun Tangan

Friece Sumolang menjelaskan, hal tersebut merupakan tindakan administratif keimigrasian terhadap 4 WNA. Dimana, kata dia, tindakan administratif tersebut berupa deportasi.

“Kami melakukan tindakan administratif keimigrasian pasal 75 junto pasal 83. Tindakan administratif yang akan dilakukan tersebut adalah pendeportasian yang direncanakan pada hari Sabtu 16 Maret 2024,” kata Friece.

Berita Terkait:  Tutup STQH ke-XXVIII, Gubernur Gusnar Sampaikan Empat Pesan Penting

Sebelumnya, keempat Warga Negara Sri Lanka itu diamankan oleh operasi gabungan

dari Tim Pengawasan Orang Asing Provinsi Gorontalo di tempat penambangan emas, Pohuwato pada 22 Februari 2024.(*) 

Berita Terkait:  Komisi II Dekab Gorut Pelototi Lanjutan Pekerjaan Jalan Bypass Pontolo

Penulis: Fahrul Hulalata/ Mahasiswa Magang UNG
Editor: Sucipto Mokodompis