HeadlineKab. Gorontalo Utara

Dibangun 6 Tahun Silam, Pasar dan RM Terapung di Katialada Kian Terbengkalai

×

Dibangun 6 Tahun Silam, Pasar dan RM Terapung di Katialada Kian Terbengkalai

Share this article
Dibangun 6 Tahun Silam, Pasar dan RM Terapung di Katialada Kian Terbengkalai
Kondisi Pasar Kawasan Perdesaan dan RM. Saronde saat ini di Desa Katialada Kecamatan Kwandang, Ahad (08/12/2024). (Foto: Alosius M. Budiman)

Hargo.co.id, GORONTALO – Dibangun pada tahun 2018 silam, Pasar Kawasan Pedesaan yang ada di Desa Katialada, Kabupaten Gorontalo Utara, tidak termanfaatkan sama sekali. Di desa tersebut, juga terdapat rumah makan terapung yang terbengkalai pasca dibangun tahun 2019 silam.

Berita Terkait:  Demam Piala Dunia Mulai Terasa, Pedagang Bendera Ramaikan Sudut Kota Gorontalo

Dari pantauan awak media ini, Ahad (08/12/2024) sekitar pukul 1000 Wita, Pasar kawasan pedesaan di Desa Katialada, Kecamatan Kwandang tersebut kondisinya memang kurang terawat. Beberapa gazebo yang harusnya digunakan untuk para pedagang, kondisinya tidak terawat, ada juga beberapa bagian yang sudah rusak. Bahkan, sudah beralih fungsi sebagai tempat jemuran kain.

Beberapa bangunan yang agak besar juga nampak sudah tidak terawat dan terformasi itu sudah beralih fungsi untuk aktivitas merebus ikan atau lainnya.

Berita Terkait:  Lahan Seluas Dua Hektar di Kota Gorontalo Hangus Terbakar

Tidak hanya itu, halaman pasar juga nampak ada jejeran bambu yang simetris berjejer rapi yang biasanya digunakan untuk menjemur ikan.

Sementara itu, tidak jauh berbeda dengan kondisi pasar yang kian terbengkalai,

Rumah Makan Saronde atau Rumah Makan Terapung yang kondisinya juga sama terlantar tanpa ada perawatan.

Berita Terkait:  Inflasi Kota Gorontalo Terendah se-Indonesia, Marten-Ryan Cetak Sejarah

Bangunan yang terbuat dari kayu tersebut tidak terurus, bahkan tangga depan untuk naik ke bangunan tersebut sudah tidak ada. Sehingga awak media ini tak dapat melihat secara langsung kondisi bangunan tersebut secara keseluruhan.

Saat awak media tengah mengambil gambar, ada beberapa masyarakat yang berkomentar bahwa sebaiknya ini diangkat ke media.

Berita Terkait:  Seorang Dosen Kampus Swasta di Kabgor Kepergok Berhubungan Intim dengan Keponakan

“Angkat kasana sadiki di media ini pak. (Coba bikin beritanya dulu)” ungkap salah seorang warga.

Berdasarkan keterangan Kepala Desa Katialada, Rahmat Pakaya pada Minggu (08/12/2024) di rumahnya,

Dari penjelasan yang diberikan diketahui bahwa dua bangunan tersebut dibangun sebelum dirinya menjabat Kepala Desa Katialada.

Berita Terkait:  Kronologi Jatuhnya Pesawat SAM Air di Lokasi Tambak Pohuwato

Rahmat atau yang biasa disapa Ka Utun tersebut menegaskan bahwa, memang dua aset negara tersebut tidak termanfaatkan sejak awal dibangun.

“Dari informasi yang ada dua bangunan tersebut bermasalah dengan lahan,

karena sampai saat ini untuk lahan pasar masih berada ditingkat kasasi,

sementara untuk Rumah Makan Saronde terinformasi lahannya juga belum selesai,” jelas Rahmat Pakaya.

Berita Terkait:  Polres Pohuwato Ringkus Enam Warga Gegara Sabu

“Untuk Rumah Makan Saronde sedikit ribet masalahnya, pasalnya sejak awal dibangun telah mengalami perpindahan lokasi lebih dari dua kali, bahkan ketika akan dibangun di kompleks pelabuhan kwandang terinformasi dipindahkan ke lokasi saat ini padahal sudah MC-0 (mutual chek awal),” tambah Rahmat.

Kades Katialada berharap agar persoalan ini dapat segera diselesaikan, agar bangunan tersebut sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai dengan tujuan pembangunannya.(*) 

Berita Terkait:  Women On The Track, Cara Pemkot Jawab Keinginan Kaum Perempuan dalam Penggunaan Lintasan Lari di Stadion Merdeka

Penulis: Alosius Marthen Budiman