Kab. Boalemo

Seminar Nasional Kebudayaan dan Peradaban Boalemo, Rum: Landasan Pembangunan 5 Tahun ke Depan

×

Seminar Nasional Kebudayaan dan Peradaban Boalemo, Rum: Landasan Pembangunan 5 Tahun ke Depan

Sebarkan artikel ini
Seminar Nasional Kebudayaan dan Peradaban Boalemo, Rum_ Landasan Pembangunan 5 Tahun ke Depan
Suasana pelaksanaan kegiatan seminar nasional kebudayaan dan peradaban Boalemo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Boalemo menggelar seminar nasional kebudayaan dan peradaban Boalemo, sebagai langkah awal pembangunan daerah untuk lima tahun mendatang. Acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting ini dilaksanakan di Pantai Bolihutuo, salah satu destinasi pariwisata prioritas Provinsi Gorontalo.

Berita Terkait:  Paris: Tak Ada Intervensi Kekuasaan Soal Pengadaan Alkes di Dikes Boalemo

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Ariyanto Husain, yang hadir mewakili Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran gubernur yang sedang menjalankan tugas penting lainnya.

Meskipun demikian, Ariyanto Husain menegaskan bahwa ketidakhadiran Gubernur tidak mengurangi arti penting acara ini.

Berita Terkait:  Kepala Desa Bajo: Kita disini Darurat Sampah

“Seminar hari ini saya pikir tidak banyak kepala daerah yang melakukan hal seperti ini,” ujar Ariyanto.

Ia mengapresiasi langkah Bupati Boalemo, Rum Pagau dalam merancang tujuan pembangunan daerah melalui pendekatan akademik dan berbasis pengalaman para praktisi.

Berita Terkait:  Rum Pagau Bidik Model Peternakan Modern, Boalemo Disiapkan Jadi Sentra Ternak Unggulan

Lebih lanjut, Ariyanto menekankan kebanggaannya atas tekad Boalemo untuk membangun dengan berlandaskan kebudayaan dan peradaban lokal.

“Ini tentu membanggakan kita semua karena banyak kita negara daerah yang kehilangan arah karena menafikan dan melupakan akar dan jati diri yang berpondasikan diri kebudayaan lokal,” katanya.

Berita Terkait:  Pangdam XIII/Merdeka Kunjungi Boalemo, Disambut Prosesi Adat Mopotilolo

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti potensi pariwisata Bolihutuo sebagai salah satu dari delapan destinasi unggulan Provinsi Gorontalo. Dia mengajak seluruh pihak untuk kembali mempromosikan Bolihutuo sebagai destinasi unggulan.

Selain itu, Arianto juga menyinggung potensi konektivitas antara Boalemo dan Sulawesi Tengah melalui jalur laut, yang diharapkan dapat memperkuat perekonomian di wilayah Teluk Tomini.

Berita Terkait:  Harga Bahan Pokok di Pasar Minggu Tilamuta: Cabe dan Tomat Turun, Bawang Naik Signifikan

Sementara itu, Bupati Boalemo, Rum Pagau, dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kehadiran seluruh tamu undangan,

termasuk Gregorius Royi Hantar dan Wali Kota Makassar dua periode, Danny Pomanto. Rum Pagau menjelaskan bahwa

Berita Terkait:  PT. PII Beri Dukungan Alih Status 2 Rumah Sakit di Boalemo

seminar ini merupakan upaya untuk mendesain mimpi dan tujuan pembangunan Boalemo lima tahun ke depan.

Bupati Rum Pagau memaparkan potensi Kabupaten Boalemo, mulai dari luas wilayah, jumlah pulau, hingga sumber daya alam dan kebudayaan yang beragam, dan menyampaikan data terkait tingkat pengangguran, kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Boalemo.

Berita Terkait:  Wabup Boalemo Tekankan Inovasi Layanan dan Percepatan Digitalisasi Pembayaran di RSCG

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan visi pembangunan Kabupaten Boalemo periode 2025-2029, yaitu “Terwujudnya Kabupaten Boalemo Produktif dan Berdaya Saing“.

Visi ini dijabarkan dalam lima misi besar pembangunan, termasuk tata kelola pemerintahan yang inklusif, masyarakat cerdas dan berkualitas,

Berita Terkait:  Pimpin Apel HUT ke-22 Tagana, Wabup Boalemo Tekankan Kesiapsiagaan Relawan

ekonomi produktif dan berdaya saing, infrastruktur memadai dan merata, serta menjadikan Pelabuhan Tilamuta sebagai pusat kawasan ekonomi khusus di Teluk Tomini.

Dalam paparannya, Bupati menyampaikan 10 program unggulan daerah, termasuk pendidikan yang mencerdaskan, layanan kesehatan berkualitas,

Berita Terkait:  Jembatan Nyaris Ambruk di Wonosari: Warga Bertaruh Nyawa, Pemerintah Diam Seribu Bahasa

pengembangan pariwisata, pemberantasan kemiskinan, konektivitas infrastruktur, penciptaan lapangan kerja, dan iklim investasi yang prospektif.

Beberapa program prioritas yang akan dipercepat pelaksanaannya antara lain layanan pendidikan dan kesehatan gratis,

Berita Terkait:  Fraksi Golkar DPRD Boalemo Soroti DBH Sawit Wonosari, Pemkab Diminta Utamakan Warga Sekitar Pabrik

pembayaran gaji ASN dan honorer tepat waktu, intervensi ekonomi rumah tangga miskin,

serta pembangunan infrastruktur strategis seperti Pelabuhan Tilamuta dan kawasan perkotaan baru di Wonosari.

Berita Terkait:  Pangdam XIII/Merdeka Kunjungi Boalemo, Disambut Prosesi Adat Mopotilolo

Bupati Rum Pagau juga menyinggung potensi sumber daya alam yang tersimpan di kawasan hutan lindung Wonosari, termasuk potensi emas yang besar.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana.

Berita Terkait:  Fraksi Golkar DPRD Boalemo Soroti DBH Sawit Wonosari, Pemkab Diminta Utamakan Warga Sekitar Pabrik

“Seminar ini diharapkan menjadi landasan yang kuat bagi pembangunan Kabupaten Boalemo ke depan,

dengan mengedepankan potensi lokal, kebudayaan, dan kearifan tradisional untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Mg-09) 

Berita Terkait:  PT. PII Beri Dukungan Alih Status 2 Rumah Sakit di Boalemo