Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 56 santri bimbingan khusus (Binsus) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Gorontalo menjalani prosesi wisuda atau penamatan.
56 santri itu, terdiri dari Binsus tilawah sebanyak 28 orang dan tahfiz 28 orang. Penamatan mereka dirangkaikan dengan penyaluran 115 bantuan paket logistik keluarga hak asnaf fuqara wal masakin, Sabtu (8/11/2025) di halaman Masjid Al Ikhwan
Menurut Ketua BAZNAS Kota Gorontalo, Husain Rauf, pembinaan santri dan santriwati ini, merupakan satu dari sekian program yang dilaksanakan pihaknya dalam mengelola dana zakat.
Dia menambahkan, penamatan santri dan santriwati ini, bukan hanya seremonial. Apalagi formalitas belaka, karena memiliki tujuan yang sangat mulia.
Terutama memotivasi masyarakat di Kota Gorontalo, untuk memperkuat moral,
karakter serta mental spritual anak-anak menjadi penghafal quran, sebab dalam setiap program binsus ada regenerasi juga.
“Insya Allah tahun depan kita akan melaksanakan program yang sama, yang akan diawali dengan seleksi. Dan pada kesempatan ini, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada BTM Al Ikhwan, karena sudah menjadi mitra dalam rangka menyukseskan program kegiatan Binsus ini,” ungkapnya.
Sementara itu, mewakili Pemerintah Kota Gorontalo, Plt. Kepala Bagian Kesra Setda Kota Gorontalo, Sukamto Mooduto mengatakan,
penataman santri dan santriwati Binsus BAZNAS Kota Gorontalo ini, bukan akhir dari pembelajaran.
Sebab, dengan selalu mengulang apa yang didapatkan santri-santriwati, pasti kedepan menjadi lebih baik.
“Sampai dengan saat ini Gorontalo khususnya Kota Gorontalo masih menjadi pemilik nilai tertinggi dalam berbagai ajang tilawatil quran dan sejenisnya. Tentunya ini menjadi motivasi bagi santri-santriwati kedepan,” kata dia.
Untuk itu, Sukamto menyampaikan apresiasi terhadap kinerja BAZNAS Kota Gorontalo yang terus melahirkan generasi pecinta Qur’an terbaik.(Ndi)












