Hargo.co.id, SULUT – Pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Desa Meyambanga Timur kini tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga mulai mengembangkan usaha produktif di sektor peternakan ayam pedaging.
Usaha yang diberi nama Karang Taruna Farm ini resmi beroperasi sejak 23 Januari 2026 dan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa.
Peternakan tersebut berlokasi di Dusun I, Desa Meyambanga Timur, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Pengelolaannya melibatkan langsung anggota Karang Taruna, dengan pembagian peran dalam operasional harian, mulai dari perawatan ternak hingga distribusi hasil produksi.
Ketua Karang Taruna, Arlis Adahati, menjelaskan bahwa usaha ayam pedaging dipilih karena memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan dan permintaan pasar yang stabil.
Selain untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga, ayam pedaging juga banyak dibutuhkan masyarakat untuk berbagai keperluan, termasuk kegiatan hajatan dan usaha kuliner.
“Ini bukan sekadar usaha bisnis, tetapi juga bentuk kontribusi pemuda dalam membangun ekonomi desa serta membantu masyarakat mendapatkan sumber protein hewani yang berkualitas,” ujarnya.
Dalam pengelolaannya, Karang Taruna Farm menerapkan sistem pemeliharaan yang terencana.
Mulai dari penggunaan bibit ayam unggul, pemberian pakan bernutrisi,
hingga pengaturan suhu dan kebersihan kandang dilakukan secara konsisten untuk menjaga kualitas ternak.
Proses pemotongan juga dilakukan secara higienis guna memastikan daging aman dan layak dikonsumsi.
Dari sisi pemasaran, produk ayam pedaging dipasarkan ke berbagai segmen, mulai dari konsumen rumah tangga hingga pelaku usaha kuliner. Untuk memperluas jangkauan pasar, Karang Taruna memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan menyediakan layanan antar bagi pelanggan.
Meski demikian, pengembangan usaha ini masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan akses informasi pasar, persaingan harga,
serta faktor cuaca yang memengaruhi proses pemeliharaan ternak.
Namun, usaha ini mulai memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan pendapatan anggota,
membuka peluang kerja bagi pemuda desa, dan mendorong ketersediaan daging ayam lokal.
Usaha tersebut juga mendapat dukungan dari pemerintah desa sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat
serta sejalan dengan program peningkatan ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat.
Ke depan, Karang Taruna Desa Meyambanga Timur menargetkan peningkatan kapasitas produksi, perluasan jaringan pemasaran, serta menjaga kualitas produk secara berkelanjutan.
Inisiatif ini diharapkan menjadi contoh nyata peran pemuda dalam menciptakan kemandirian ekonomi dan pembangunan desa berbasis potensi lokal.(Mg-01)












