Kota Gorontalo

Adhan Sebut Ada Upaya Menjebaknya dalam Kasus Penganiayaan di Sentral, Usai Puasa akan Demo Kejari

×

Adhan Sebut Ada Upaya Menjebaknya dalam Kasus Penganiayaan di Sentral, Usai Puasa akan Demo Kejari

Share this article
Adhan Sebut Ada Upaya Menjebaknya dalam Kasus Penganiayaan di Sentral, Usai Puasa akan Demo Kejari
Wali Kota Gorontalo, H. Adhan Dambea, S.Sos., S.H., M.A.

Hargo.co.id, GORONTALO – Kritik terhadap Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Gorontalo kembali berdatangan terkait penanganan dugaan kasus penganiayaan dengan senjata tajam (Sajam) di Pelataran Sentral.

Berita Terkait:  Adhan: Keberadaan Komunitas Purna Bakti Sangat Penting

Kali ini, kritikan disampaikan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, setelah sebelumnya datang dari warga masyarakat.

Menurut Adhan, Kejari Kota Gorontalo terindikasi kurang profesional dalam menangani kasus yang terjadi akhir tahun kemarin. Kejari, kata Adhan, terkesan ingin menjebak dirinya dalam kasus tersebut.

Berita Terkait:  Jadi Pembicara di AMF, Marten Bahas Pengembangan Ekonomi Hijau

“Ada 10 poin di P-19 Kejari, yang pada intinya bagaimana Polres menjebak saya dalam kasus penganiayaan itu. Itu intinya. Padahal saya sudah di BAP, pak Wawali sudah, tapi hanya berkas saya yang dikembalikan,” ungkap Adhan Dambea.

Adhan menegaskan, dirinya tak masalah jika Kejari ingin menjebak dirinya, asal bukan kasus korupsi.

“Saya ini lahir dari bawah, saya tidak pernah takut kalau saya tidak salah. Jangan cari hal,” tegasnya lagi.

Berita Terkait:  Revitalisasi Belle Li Mbui Dikebut, Pemkot Siapkan MPP untuk Mudahkan Warga

“Ada videonya, sangat jelas. Kami berdua lari di depan kami. Memang ada masalah mereka berdua di Facebook. Dan saya tidak tahu itu,” tambah dia.

Adhan Dambea meminta pihak Kejari tidak mengganggunya dengan persoalan yang sama sekali tak diinginkan terjadi. Karena, kata Adhan, dirinya saat ini disibukkan dengan bagaimana cara membangun dan melayani masyarakat Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  Adhan: Istighosah Bukan Sekadar Doa, Tapi Jalan Menyatukan Umat

“Kalau begini, abis puasa kita demo besar-besaran Kejaksaan. Kami akan usir Kejari dari Kota Gorontalo. Saya kalau sudah bicara, saya akan lakukan,” tukas wali kota dua periode itu.

Adhan juga menyesalkan sikap Kajari yang tak pernah datang di tiap undangan Pemerintah Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  100 Pengemudi Ojol Nikmati Ganti Oli Gratis dari BAZNAS Kota Gorontalo

Sementara itu, Kasie Intel Kejari Kota Gorontalo, Wiwin B. Tui ketika di konfirmasi pewarta menyatakan bahwa dirinya belum mau memberikan pernyataan soal kritik Adhan ke lembaga tempatnya bekerja.

“Saya belum mau menanggapi, karena saya belum lihat P-19 nya. Takutnya saya berikan pernyataan hanya memperkeruh keadaan,” kata Wiwin.

Berita Terkait:  Nuryanto Ajak Perusahaan Ikut Biayai Pencegahan Stunting di Kota Gorontalo

Untuk lebih jelasnya, Wiwin meminta pewarta untuk konfirmasi lagi pada Senin pekan depan.”Nanti ke kantor hari Senin. Kami siap melayani,” tuturnya.(Ndi)