Hargo.co.id, SULBAR – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi dengan menekankan peran operator SPBU sebagai garda terdepan dalam mencegah penyalahgunaan.
Langkah ini tercermin dari kejadian di SPBU Belang-Belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, saat operator melakukan verifikasi dalam transaksi BBM subsidi jenis Pertalite.
Dalam proses tersebut, ditemukan ketidaksesuaian antara nomor kendaraan dengan data pada barcode program subsidi, sehingga pengisian tidak dilanjutkan.
Tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang disiplin di lapangan, sekaligus memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.
Selain pengawasan distribusi, Pertamina juga terus mengedukasi masyarakat terkait pentingnya kepatuhan terhadap prosedur pengisian di SPBU.
Lingkungan SPBU disebut memiliki risiko tinggi, sehingga setiap aktivitas harus mengikuti standar keselamatan yang ketat.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa
operator SPBU memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga akurasi data sekaligus keselamatan proses pengisian.
“Operator di lapangan memastikan ketepatan data dan menjalankan prosedur keselamatan. Kepatuhan terhadap SOP menjadi kunci agar layanan tetap aman dan penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai peruntukan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan distribusi BBM tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga kedisiplinan seluruh pihak, termasuk masyarakat sebagai pengguna.
Pertamina pun mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan yang berlaku,
memastikan data kendaraan sesuai saat transaksi, serta tidak memaksakan pengisian jika tidak memenuhi ketentuan.
Sebagai bagian dari komitmen menjaga kualitas layanan, Pertamina Patra Niaga terus meningkatkan pembinaan terhadap
lembaga penyalur serta memperkuat pengawasan distribusi BBM di seluruh wilayah Sulawesi agar tetap aman, tertib, dan tepat sasaran. (Rls)












