Kota Gorontalo

Dari Lapangan Buladu Kota Gorontalo, Emansipasi Kartini Tampil Nyata

×

Dari Lapangan Buladu Kota Gorontalo, Emansipasi Kartini Tampil Nyata

Sebarkan artikel ini
Dari Lapangan Buladu Kota Gorontalo, Emansipasi Kartini Tampil Nyata
Suasana upacara peringatan Hari Kartini tahun 2026 tingkat Kota Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Peringatan Hari Kartini tahun 2026 di Kota Gorontalo tampil berbeda dari biasanya.

Berita Terkait:  Safari Jum'at di Masjid Al-Ikhlas, Ismail Tegaskan Siap Dukung Program Remaja Masjid

Upacara tingkat kota yang berlangsung di Lapangan Buladu, Kecamatan Kota Barat, Selasa (21/4/2026), sepenuhnya dikelola oleh perempuan sebagai petugas pelaksana.

Mulai dari inspektur upacara, komandan, pemimpin barisan, hingga pembawa acara, seluruh posisi strategis dipercayakan kepada kaum perempuan.

Berita Terkait:  Deklarasi Sekolah Anti Narkoba Hingga Perundungan, Pj Wali Kota Puji SMP 8

Formasi ini menjadi simbol kuat semangat emansipasi yang diwariskan oleh Raden Ajeng Kartini.

Upacara tersebut diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), jajaran pejabat daerah, serta para camat di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  Kebakaran Marak Terjadi, Ini Imbauan Damkar Kota Gorontalo untuk Warga

Kehadiran para peserta menambah khidmat sekaligus mempertegas makna peringatan sebagai refleksi peran perempuan dalam pembangunan.

Dalam amanatnya, Wali Kota Adhan Dambea menyoroti meningkatnya kasus pelecehan terhadap anak dalam beberapa hari terakhir.

Berita Terkait:  SK Gubernur Terkait Pelantikan Aleg DPRD Kota Gorontalo Terpilih Diterima Pemkot

Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan dan pengawasan yang lebih ketat, terutama dari lingkungan keluarga.

Menurutnya, perlindungan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada orang tua, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Berita Terkait:  Nuzulul Qur’an di Masjid Agung, Wawali Indra Ajak Warga Kembali ke Nilai Al-Qur’an

Ia menilai masih terdapat celah dalam pengawasan sosial yang harus segera diperbaiki agar kasus serupa tidak terus terulang.

Adhan Dambea juga meminta aparat wilayah, mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, agar lebih aktif memantau kondisi sosial dan membangun komunikasi intens dengan masyarakat.

Berita Terkait:  Jadi Pembicara di AMF, Marten Bahas Pengembangan Ekonomi Hijau

Ia turut mengimbau warga untuk tidak ragu melaporkan setiap indikasi kekerasan maupun pelecehan terhadap anak kepada pihak berwenang.

“Respons cepat menjadi kunci untuk mencegah kasus berkembang lebih luas,” tegasnya.

Berita Terkait:  BAZNAS Verifikasi 10 Mahyani yang Dibangun 2024 For Dipasangi Listrik dan Air Bersih

Peringatan Hari Kartini kali ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian bersama dalam menjaga keamanan serta masa depan generasi muda. (Adv)