Kota Gorontalo

Dari Lapangan Buladu Kota Gorontalo, Emansipasi Kartini Tampil Nyata

×

Dari Lapangan Buladu Kota Gorontalo, Emansipasi Kartini Tampil Nyata

Share this article
Dari Lapangan Buladu Kota Gorontalo, Emansipasi Kartini Tampil Nyata
Suasana upacara peringatan Hari Kartini tahun 2026 tingkat Kota Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Peringatan Hari Kartini tahun 2026 di Kota Gorontalo tampil berbeda dari biasanya.

Berita Terkait:  Dugaan Pengeroyokan Oknum Polisi, Kuasa Hukum Pemkot: Anggota Satpol PP Tak Punya Senjata Kejut

Upacara tingkat kota yang berlangsung di Lapangan Buladu, Kecamatan Kota Barat, Selasa (21/4/2026), sepenuhnya dikelola oleh perempuan sebagai petugas pelaksana.

Mulai dari inspektur upacara, komandan, pemimpin barisan, hingga pembawa acara, seluruh posisi strategis dipercayakan kepada kaum perempuan.

Berita Terkait:  Dibujuk Pejabat dan Ormas Buka Penyegelan Mie Gacoan, Adhan Tetap Tegar Bela Rakyat

Formasi ini menjadi simbol kuat semangat emansipasi yang diwariskan oleh Raden Ajeng Kartini.

Upacara tersebut diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), jajaran pejabat daerah, serta para camat di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  Adhan Ajak Warga Sambut Ramadan dengan Hati Bersih dan Penuh Keikhlasan

Kehadiran para peserta menambah khidmat sekaligus mempertegas makna peringatan sebagai refleksi peran perempuan dalam pembangunan.

Dalam amanatnya, Wali Kota Adhan Dambea menyoroti meningkatnya kasus pelecehan terhadap anak dalam beberapa hari terakhir.

Berita Terkait:  UMKM Diperkenankan Jualan di Trotoar, Yohanes: Kebijakan yang Menuai Tanya

Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan dan pengawasan yang lebih ketat, terutama dari lingkungan keluarga.

Menurutnya, perlindungan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada orang tua, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Berita Terkait:  1.796 PPPK PW Kebagian Bantuan Bahan Pokok, Kado Kemerdekaan dari Adhan Lewat BAZNAS

Ia menilai masih terdapat celah dalam pengawasan sosial yang harus segera diperbaiki agar kasus serupa tidak terus terulang.

Adhan Dambea juga meminta aparat wilayah, mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, agar lebih aktif memantau kondisi sosial dan membangun komunikasi intens dengan masyarakat.

Berita Terkait:  Gerakan Indonesia ASRI Diluncurkan, Adhan Dorong Budaya Bersih dan Disiplin ASN

Ia turut mengimbau warga untuk tidak ragu melaporkan setiap indikasi kekerasan maupun pelecehan terhadap anak kepada pihak berwenang.

“Respons cepat menjadi kunci untuk mencegah kasus berkembang lebih luas,” tegasnya.

Berita Terkait:  Inovasi Program Gercep PKK Sehat Melalui PDKT Resmi Dilaunching

Peringatan Hari Kartini kali ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian bersama dalam menjaga keamanan serta masa depan generasi muda. (Adv)