Kab. Boalemo

Paguyaman Disiapkan Jadi Kawasan Pendidikan, Tiga Sekolah Akan Digabung dalam SNT

×

Paguyaman Disiapkan Jadi Kawasan Pendidikan, Tiga Sekolah Akan Digabung dalam SNT

Sebarkan artikel ini
Paguyaman Disiapkan Jadi Kawasan Pendidikan, Tiga Sekolah Akan Digabung dalam SNT
Bupati Boalemo, Rum Pagau dan Wabup Boalemo, Lahmuddin Hambali pada sebuah kegiatan yang dilaksanakan Pemkab Boalemo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Kecamatan Paguyaman diproyeksikan menjadi pusat pendidikan terpadu di Kabupaten Boalemo. Pemerintah pusat melalui program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) berencana membangun kawasan pendidikan yang menggabungkan jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu kompleks modern.

Berita Terkait:  Harian Gorontalo Post Kirim Perwakilan jadi Penguji Kompetensi di SMKN 1 Boalemo

Tiga sekolah yang akan menjadi bagian dari kawasan tersebut yakni SDN 3 Paguyaman, SMP Negeri 1 Paguyaman, dan SMA Negeri 1 Paguyaman.

Seluruhnya akan terintegrasi dalam satu lingkungan pendidikan yang didukung berbagai fasilitas pembelajaran dan sarana pengembangan bakat siswa.

Berita Terkait:  Tinjau Pembangunan Videotron, Bupati Rum: Bisa Tambah Nilai Estetika Wajah Ibu Kota

Bupati Boalemo, Rum Pagau, mengungkapkan bahwa Paguyaman dipilih karena dinilai paling siap memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan pemerintah pusat, mulai dari ketersediaan lahan hingga dukungan masyarakat terhadap program tersebut.

Menurut Rum, antusiasme masyarakat menjadi modal penting dalam percepatan pembangunan.

Berita Terkait:  Pemkab Boalemo Sosialisasikan Skul.id, Orang Tua Kini Bisa Pantau Aktivitas Anak di Sekolah

Bahkan, sejumlah warga telah menyatakan kesediaannya menyerahkan sebagian lahannya demi mendukung terwujudnya kawasan pendidikan terpadu tersebut.

“Ini bukan sekadar pembangunan sekolah, tetapi investasi besar untuk menciptakan generasi Boalemo yang lebih berkualitas dan siap bersaing di masa depan,” ujar Rum Pagau, Senin (8/6/2026).

Berita Terkait:  Dari Dego-dego Menuju Harapan Baru, Gerak Cepat Pemkab Boalemo Selamatkan Rani

Pemerintah daerah juga memastikan seluruh proses pengadaan lahan akan dilakukan secara transparan. Bagi masyarakat yang memilih mekanisme ganti rugi, hak-hak mereka akan diselesaikan sesuai aturan yang berlaku.

Kawasan SNT nantinya tidak hanya menjadi pusat kegiatan belajar mengajar, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang.

Berita Terkait:  ABPEDNAS Boalemo Perkuat Konsolidasi BPD, Gandeng Kejaksaan Kawal Tata Kelola Desa

Di antaranya lapangan sepak bola yang terintegrasi dengan lintasan atletik, gedung olahraga tertutup, kolam renang,

hingga area praktik pertanian dan peternakan sebagai sarana pembelajaran berbasis keterampilan.

Berita Terkait:  Hadiri Rapat Konsolidasi APKASI, Bupati Rum Suarakan Anggaran Beasiswa Bagi Siswa dan Mahasiswa

Jika seluruh tahapan administrasi dan teknis berjalan sesuai jadwal,

pembangunan kawasan pendidikan tersebut ditargetkan mulai dilaksanakan pada Agustus hingga September 2026.

Berita Terkait:  Penjabup Boalemo: Terima Kasih Pak Marten

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo, Ahmad Sarman, menjelaskan bahwa

konsep SNT mengusung pendekatan pembelajaran berbasis STEM yang mengintegrasikan sains, teknologi, rekayasa,

Berita Terkait:  Calon Pejabat Boalemo Ikuti Bimtek, Bupati Tekankan Integritas

dan matematika dengan pengembangan seni serta olahraga.

Ia menegaskan, berbeda dengan program Sekolah Rakyat yang menerapkan sistem asrama,

Berita Terkait:  Ketua Laskar Macan Asia Prihatin dengan Jalan Rusak di Botumoito

Sekolah Nasional Terintegrasi tetap menggunakan sistem pendidikan reguler sehingga peserta didik tidak diwajibkan tinggal di lingkungan sekolah.

“Konsepnya adalah menghadirkan pendidikan yang terintegrasi, modern, dan mampu mengembangkan kompetensi siswa secara menyeluruh tanpa sistem boarding school,” jelas Ahmad Sarman.(Rls) 

Berita Terkait:  Lobi Pusat, Wabup Boalemo Dorong Tambahan Dukungan Anggaran