Kota Gorontalo

Tak Perlu Panik, Kesbangpol Kota Gorontalo Sebut Pasokan BBM Relatif Lancar

×

Tak Perlu Panik, Kesbangpol Kota Gorontalo Sebut Pasokan BBM Relatif Lancar

Share this article
Tak Perlu Panik, Kesbangpol Kota Gorontalo Sebut Pasokan BBM Relatif Lancar
Pengisian BBM disalah satu SPBU.

Hargo.co.id GORONTALO – Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Gorontalo menjadi perhatian pemerintah daerah.

Berita Terkait:  Dinas Perdagin Ajak Generasi Muda Berwirausaha di Pasar Sentral

Beberapa hari terakhir, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Gorontalo melakukan pemantauan untuk mengetahui faktor yang memengaruhi kondisi tersebut.

Dari hasil pemantauan di lapangan, antrean panjang salah satunya dipengaruhi perilaku panic buying atau pembelian BBM secara berlebihan karena kekhawatiran masyarakat terhadap isu pembatasan penyaluran Pertalite dan Solar.

Berita Terkait:  Pemusnahan Ribuan Botol Miras, Irwan: Langkah Strategis Tekan Angka Kriminalitas

Kondisi ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat agar tidak mengambil keputusan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi.

Kekhawatiran membeli BBM dalam jumlah lebih banyak justru dapat meningkatkan kepadatan antrean dan membuat distribusi di SPBU terlihat semakin terbatas.
Berita Terkait:  Smart City Bukan Hanya Tanggungjawab Dinas Kominfo

Kepala Kesbangpol Kota Gorontalo, Dandy Datau mengatakan, berdasarkan pemantauan tim, distribusi pasokan BBM ke wilayah Gorontalo relatif berjalan normal.

“Berdasarkan pemantauan kami, pasokan BBM yang masuk ke wilayah Gorontalo relatif lancar. Antrean yang terjadi di sejumlah SPBU dipengaruhi panic buying akibat isu pembatasan Pertalite dan Solar,” ujar Dandy pada Sabtu (22/8/2026).

Berita Terkait:  Karnaval Budaya dan Gerak Jalan Jadi Ruang Pembentukan Karakter Generasi Muda

Ia mengingatkan masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan. Sikap tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran distribusi sekaligus memastikan masyarakat lain tetap memperoleh BBM.

Menurutnya, masyarakat juga perlu lebih kritis dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama kabar yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah dan kebutuhan pokok masyarakat.

Berita Terkait:  Bulan Mei, Kota Gorontalo Alami Deflasi Sebesar 0,7 Persen

Informasi mengenai pembatasan maupun perubahan kebijakan penyaluran BBM, kata dia, sebaiknya dikonfirmasi melalui pemerintah atau lembaga resmi yang berwenang.

Kesbangpol juga mengajak masyarakat tidak ikut menyebarkan informasi yang sumber dan kebenarannya belum jelas.

Berita Terkait:  Dari Lapangan Buladu Kota Gorontalo, Emansipasi Kartini Tampil Nyata

Penyebaran kabar yang belum terverifikasi berpotensi menimbulkan keresahan dan mendorong masyarakat melakukan pembelian secara berlebihan.

“Yang paling penting adalah menjaga situasi tetap kondusif. Jangan sampai isu yang belum tentu benar justru menimbulkan kepanikan dan memperparah antrean di SPBU,” tambahnya.

Berita Terkait:  Silaturahmi dengan Warga di Tiap Kelurahan, Adhan Enggan Ambil Kesempatan dalam Kesempitan

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diharapkan tetap tenang dan menerapkan pola pembelian yang wajar.

Selain membantu mengurangi antrean, pembelian sesuai kebutuhan juga dapat mencegah terjadinya kelangkaan yang dipicu oleh permintaan secara tiba-tiba.

Berita Terkait:  Rekomendasi Penggunaan Jalan Kota Gorontalo For GHM Terbit, Idah: Terima Kasih Pak Adhan

Kesbangpol Kota Gorontalo memastikan pemantauan terhadap kondisi distribusi BBM akan terus dilakukan bersama instansi terkait.

Pemerintah berharap masyarakat dapat ikut menjaga ketertiban dengan tidak mudah terpancing isu serta mengutamakan informasi resmi.

Berita Terkait:  Konsultan PT. SMI: Hasil Proyek PEN Pemkot Berkualitas dan Bermanfaat untuk Publik

Dengan demikian, kelancaran distribusi BBM tidak hanya bergantung pada ketersediaan pasokan, tetapi juga pada perilaku masyarakat dalam menyikapi informasi dan memenuhi kebutuhan secara bijak.(Ndi)