Advertorial

Antrean BBM Subsidi Makassar Mulai Terurai, 80 Persen SPBU Kondusif

×

Antrean BBM Subsidi Makassar Mulai Terurai, 80 Persen SPBU Kondusif

Share this article
Antrean BBM Subsidi Makassar Mulai Terurai, 80 Persen SPBU Kondusif
Salah satu SPBU yang ada di wilayah Sulawesi.

Hargo.co.id, SULSEL – Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang melayani penyaluran BBM subsidi di Kota Makassar mulai menunjukkan perbaikan.

Berita Terkait:  Relawan Desa Kayubulan Siap Menangkan Sawaludin

Dari 45 SPBU yang melayani masyarakat, lebih dari 35 SPBU atau sekitar 80 persen di antaranya kini berada dalam kondisi antrean yang semakin kondusif.

Perbaikan tersebut turut berdampak pada waktu tunggu masyarakat. Durasi antrean untuk mendapatkan BBM subsidi disebut semakin singkat dibandingkan sebelumnya.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan Bersama Direksi

Kondisi ini tidak lepas dari berbagai langkah yang ditempuh Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan sekaligus menjaga ketertiban penyaluran BBM subsidi di lapangan.

Sejumlah strategi telah diterapkan, mulai dari penambahan operator hingga pembukaan jalur pelayanan BBM subsidi di beberapa SPBU. Selain itu, sebanyak 25 SPBU dioperasikan selama 24 jam guna memperluas waktu pelayanan kepada masyarakat.

Berita Terkait:  PTK Gandeng Masyarakat Jaga Kebersihan Pantai Tangkoko di Bitung

Pertamina juga menambah alternatif titik pengisian melalui pengoperasian SPBU Modular di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan antrean dengan menyediakan tambahan kapasitas penyaluran.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan kondisi antrean yang semakin membaik merupakan hasil evaluasi dan sinergi berkelanjutan bersama pemerintah daerah.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Serahkan 25 Motor untuk Mitra Ojol Pemenang Program BOOM

“Dari total 45 SPBU di Kota Makassar, lebih dari 35 SPBU atau sekitar 80 persen sudah menunjukkan kondisi antrean yang semakin kondusif. Waktu tunggu masyarakat juga semakin singkat,” ujar Okky dalam keterangan tertulis, Senin (14/9/2026).

Menurutnya, berbagai langkah penguatan pelayanan masih terus dijalankan dan dioptimalkan untuk memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan lebih baik.

Berita Terkait:  Sesama Caleg PPP Jangan Saling Menjatuhkan, Sawaludin: Hindari Budaya Tutuhiya

“Berbagai langkah yang telah kami lakukan masih terus berjalan dan kami optimalkan bersama pemerintah daerah agar kondisi pelayanan BBM subsidi terus membaik,” lanjutnya.

Di sisi lain, pengaturan pelayanan di lapangan masih terus dilakukan. Pertamina memantau operasional SPBU yang buka selama 24 jam, penambahan operator, serta jalur pelayanan tambahan guna memastikan kapasitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Berita Terkait:  PT TASPEN Gorontalo Konsolidasikan Mitra Bayar, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan Pensiun

Sistem pengaturan kendaraan berdasarkan nomor polisi ganjil-genap juga masih diberlakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran dan ketertiban pelayanan di SPBU.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama pemerintah daerah akan terus mengevaluasi kondisi antrean di setiap SPBU. Penyesuaian kapasitas pelayanan maupun strategi distribusi akan dilakukan berdasarkan kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan.

Berita Terkait:  Pengelolaan Industri Tambang, Ton Malik: Jika Tepat, Akan Beri Nilai Tambah Bagi Perekonomian

Masyarakat juga diimbau melakukan pengisian BBM sesuai kebutuhan, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Untuk informasi maupun pengaduan terkait produk dan layanan Pertamina,

Berita Terkait:  Warga Nasrani di Kota Gorontalo Siap Menangkan Sawaludin

masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang beroperasi selama 24 jam.(Rls)