KPU

146 Kandidat PPK Pilkada Gorut Ikut Seleksi Wawancara

×

146 Kandidat PPK Pilkada Gorut Ikut Seleksi Wawancara

Share this article
146 Kandidat PPK Pilkada Gorut Ikut Seleksi Wawancara
Proses seleksi wawancara oleh KPU Gorut.

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 146 kandidat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pilkada Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) mengikuti tahapan seleksi terakhir yakni seleksi wawancara.

Berita Terkait:  KPU Gorontalo Bahas Persiapan Pembersihan APK Jelang Masa Tenang Pilkada 2024

Ketua Divisi (Kadiv) Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Pamarmas dan SDM, KPU Gorut, Yanti Halalangi mengatakan bahwa seleksi tersebut masih berlangsung dan akan berakhir Senin (13/05/2024) besok.

“Untuk seleksi wawancara itu masih sementara dan rencananya akan berakhir besok,” ungkap Yanti ketika diwawancarai Ahad (12/5/2024).

Berita Terkait:  KPU Kabgor Gelar Bedah Regulasi Penyusunan Daftar Pemilih

Dari tahapan seleksi ini, kata Yanti akan dicari sebanyak 55 orang untuk selanjutnya dilantik sebagai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun 2024.

“Nanti hasilnya akan dirangking, dan mereka yang menduduki posisi 1 sampai 5 disetiap kecamatan, itu yang nantinya akan dilantik pada tanggal 16 Mei 2024,” tegasnya.

Berita Terkait:  KPU Pohuwato Terima Perbaikan Administrasi Bacaleg, Ini Partai yang Tak Mengajukan

Disampaikan oleh Yanti bahwa yang ikut seleksi wawancara kali ini sebanyak 146 orang. Jumlah tersebut merupakan hasil dari seleksi CAT sebelumnya, dimana sebanyak 190 orang yang lolos tahap awal.

“Dan setelah melalui seleksi CAT, menghasilkan 146 orang ini,” ujarnya.

Berita Terkait:  Sosialisasikan Pilkada di Ponpes, Cara KPU Boalemo Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Pada dasarnya kata Yanti, pihaknha berharap semua tahapan seleksi yang telah dilalui oleh para kandidat, dapat menghasilkan penyelenggara yang kapabel dan sesuai dengan kriteria yang diharapkan.(*)

Penulis: Alosius M. Budiman 

Berita Terkait:  Selenggarakan Pilkada, KPU Gorut Tak Anti Kritik